free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Agama

Jumat Terakhir Ramadan 2025 Kapan? Catat Tanggal dan Amalan yang Dianjurkan

Penulis : Mutmainah J - Editor : Dede Nana

21 - Mar - 2025, 08:09

Loading Placeholder
Ilustrasi berdoa di hari Jumat. (Foto: Freepik)

JATIMTIMES - Tak terasa umat Islam telah memasuki hari-hari terakhir di bulan Ramadan. Kapan Jumat terakhir Ramadan 2025? Jumat terakhir di bulan Ramadan merupakan hari yang sangat istimewa bagi umat Muslim. Hari ini diyakini memiliki keutamaan dan amalan-amalan khusus yang dianjurkan untuk dilakukan. 

Agar tidak terlewati, umat Muslim wajib tahu jadwal Jumat terakhir Ramadan 2025. Lantas kapan Jumat terakhir Ramadan 2025? Apakah hari ini? 

Baca Juga : Panduan Lengkap Itikaf di Masjid: dari Niat hingga Hal yang Membatalkan

Jadwal Jumat Terakhir Ramadan 2025

Merujuk penetapan awal Ramadan oleh Kementerian Agama (Kemenag), 1 Ramadan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025. Dengan demikian, Jumat terakhir pada bulan Ramadan 2025 jatuh pada Jumat (28/3/2025). 

Berikut rincian tanggalnya:

- Malam 21 Ramadan: Kamis Malam, 20 Maret 2025 (Malam ganjil)

- Malam 22 Ramadan: Jumat Malam, 21 Maret 2025

- Malam 23 Ramadan: Sabtu Malam, 22 Maret 2025 (Malam ganjil)

- Malam 24 Ramadan: Minggu Malam, 23 Maret 2025

- Malam 25 Ramadan: Senin Malam, 24 Maret 2025 (Malam ganjil)

- Malam 26 Ramadan: Selasa Malam, 25 Maret 2025

- Malam 27 Ramadan: Rabu Malam, 26 Maret 2025 (Malam ganjil)

- Malam 28 Ramadan: Kamis Malam, 27 Maret 2025

- Malam 29 Ramadan: Jumat Malam, 28 Maret 2025 (Malam ganjil). 

Amalan di Jumat Terakhir

Menjelang akhir bulan Ramadan 2025, ada beberapa amalan yang dapat dilakukan pada Jumat terakhir bulan Ramadan. Jumat terakhir Ramadan 2025 sendiri akan berlangsung pada 28 Maret 2025 mendatang.

Dikutip dari laman NU Online, Imam Syafi'i dan Imam Ahmad meriwayatkan hadits dari Sa'ad bin Ubadah bahwa hari Jumat adalah rajanya hari di sisi Allah. Jumat juga lebih agung dari hari raya Fithri dan Qurban. Di dalam hari Jumat terkumpul lima keutamaan yaitu:

• Allah menciptakan Nabi Adam dan mengeluarkannya dari surga menuju bumi di hari Jumat.

• Di hari Jumat pula Nabi Adam meninggal.

• Hari Jumat memiliki waktu tertentu yang Allah akan mengabulkan permintaan hambanya jika mereka meminta, selama bukan pemintaan dosa atau memutus tali silaturahim.

• Kelak hari kiamat akan jatuh pada hari Jumat.

• Tidak ada malaikat yang berada dekat di sisi Allah, langit, bumi, angin, gunung, dan batu kecuali mereka khawatir akan datangnya kiamat di hari Jumat.

Dalam sebuah Riwayat dijelaskan, Rasulullah pernah berdoa pada Jumat terakhir bulan Ramadan, agar Ramadan saat ini tidak menjadi yang terakhir sambal mengucapkan salam perpisahan.

"Aku pernah bertamu ke rumah Rasulullah SAW pada malam terakhir Jumat terakhir bulan Ramadan. Ketika melihatku, beliau berkata, 'Wahai Jabir, malam ini adalah Jumat terakhir bulan Ramadan ini. Maka, ucapkanlah selamat tinggal kepadanya dan ucapkanlah,

اَللَّهُمَّ لَا تَجْعَلْهُ آخِرَ الْعَهْدِ مِنْ صِيَا مِنَا إِيَّاهُ، فَإِنْ جَعَلْتَهُ فَا جَعَلْنِي مَرْحُوْ مَا وَلَا تَجْعَلْنِي مَحْرُوْمًا

Baca Juga : Tidur Setelah Salat Subuh Hingga Bangun Siang, Boleh? 

Artinya: "Ya Allah, jangan jadikan bulan ini bulan Ramadan terakhir bagi puasa kami. Jika Engkau menjadikannya seperti itu, maka jadikanlah aku orang yang dikasihani dan jangan jadikan aku orang yang terhalangi." (HR Sayyid Ibnu Thawus dan Syekh Shaduq RA dari Jabir bin Abdillah Anshari RA).

Selain doa di atas, umat Islam juga dapat menghidupkan hari istimewa tersebut dengan beberapa amal ibadah. Apalagi, di bulan Ramadan Allah akan melipatgandakan pahala amal kebaikan bagi umat islam. Berikut amalan-amalan yang dapat dikerjakan saat Jumat terakhir bulan Ramadan.

1. Bersedekah

Keutamaan bersedekah di Jumat terakhir bulan Ramadan dijelaskan Imam Syafi’I dalam kitabnya berjudul Al Umm Juz 1. Pada kitab tersebut, ada hadits dari Abdillah bin Abi Aufa yang menjelaskan tentang pelipatgandaan pahala sedekah pada hari Jumat.

بَلَغَنَا عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ أَبِي أَوْفَى أَنَّ رَسُولَ اللهِ - صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَكْثِرُوا الصَّلَاةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ فَإِنِّي أُبَلَّغُ وَأَسْمَعُ قَالَ وَيُضَعَّفُ فِيهِ الصَّدَقَةُ

Artinya: Telah sampai kepadaku dari Abdillah bin Abi Aufa bahwa Rasulullah bersabda, "Perbanyaklah membaca sholawat kepadaku di hari Jumat sesungguhnya sholawat itu tersampaikan dan aku dengar." Rasulullah bersabda, "Dan di hari Jumat pahala bersedekah dilipatgandakan."

2. Perbanyak Zikir, Doa dan Shalawat

Dalam sebuah hadis, Rasulullah menjelaskan bahwa seorang muslim yang berdoa di hari Jumat, maka Allah akan mengabulkan doa tersebut. Hadis tersebut diriwayatkan Abu Hurairah RA bahwa Rasulullah bersabda,

إِنَّ فِي الْجُمُعَةِ لَسَاعَةُ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدِ مُسْلِمُ وَهُوَ قَائِمُ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللهَ شَيْئاً إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ.

Artinya: "Sesungguhnya pada hari Jumat terdapat waktu, yang jika seorang Muslim berdiri melaksanakan salat dan memohon sesuatu kepada Allah tepat pada waktu itu pasti Allah memberikan apa yang dia minta." (HR Bukhari dan Muslim)

3. Membaca Surat Al Kahfi

Keutamaan membaca Surat Al Kahfi pada hari Jumat ini diterangkan pada sebuah hadits Rasulullah SAW dari Abu Sa'id Al-Khudri RA, "Barang siapa yang membaca surah Al Kahfi pada hari Jumat, maka Allah akan menyinarinya dengan cahaya di antara dua Jumat." (HR Hakim).

4. Salat Sunah Dhuha

Keutamaan mengerjakan salat duha pada hari Jumat ialah Allah akan mengampuni dosa-dosa hamba-Nya. Hadis tersebut diriwayatkan dari Abu Daud.

"Barangsiapa yang masih berdiam diri di masjid atau tempat salatnya setelah salat Subuh karena melakukan iktikaf, berzikir, dan melakukan dua rakaat salat dhuha disertai tidak berkata sesuatu kecuali kebaikan, maka dosa-dosanya akan diampuni meskipun banyaknya melebihi buih di lautan." (HR Abu Daud)

5. Mandi Jumat

Mandi Jumat merupakan sunnah yang dianjurkan atau sunnah muakkad bagi umat Islam. Dikutip dari buku Ensiklopedi Shalat karya Sa'id bin 'Ali bin Wahf al-Qahthani, mandi Jumat ini pernah dijelaskan oleh Rasulullah SAW pada sebuah hadits yang berbunyi, 

"Barang siapa berwudhu pada hari Jum'at maka dia telah mengikuti sunnah dan itu yang terbaik. Dan barang siapa mandi maka yang demikian itu lebih afdhal."


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Dede Nana

Agama

Artikel terkait di Agama

--- Iklan Sponsor ---