JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang menyambut positif hadirnya Production Center Malang PT Beiersdorf Indonesia di wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang yang diyakini dapat memperkuat pertumbuhan industri dam perekonomian masyarakat.
Wakil Bupati Malang Lathifah Shohib pun berkesempatan untuk menghadiri acara Production Center Malang Inauguration PT Beiersdorf Indonesia, Kamis (20/8/2026) yang dihadiri Executive Board Beiersdorf Global, Presiden Direktur Beiersdorf Indonesia, jajaran kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang, serta jajaran Forkopimcam Singosari.
Baca Juga : Luruskan Soal Isu Mangkir Sidang, Bintara Center: Sudah Didamaikan PCNU Tulungagung
Lathifah juga melihat aktivitas produksi, termasuk area pembuatan produk NIVEA. Lathifah juga memperoleh penjelasan mengenai penggunaan teknologi, penerapan standar keselamatan dan kualitas, serta mekanisme kerja yang diterapkan di fasilitas tersebut.
Pihaknya menyampaikan apresiasi kepada PT. Beiersdorf Indonesia yang telah memilih Kabupaten Malang sebagai salah satu lokasi pengembangan fasilitas produksinya. Menurutnya, investasi perlu diarahkan agar memberikan manfaat yang lebih luas, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi daerah dan masyarakat.
"Investasi yang berkualitas adalah investasi yang mampu menghadirkan nilai tambah bagi daerah dan masyarakat," ungkap Lathifah, Kamis (20/8/2026).
Peninjauan fasilitas produksi juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Malang untuk memahami secara langsung aktivitas industri dan memastikan terbangunnya komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dengan pelaku usaha.
Melalui investasi PT. Beiersdorf Indonesia di Kabupaten Malanb tersebut, Pemkab Malang berharap tercipta multiplier effect yang dapat dirasakan masyarakat. Mulai dari meningkatnya kesempatan kerja, penguatan kompetensi tenaga kerja, berkembangnya usaha pendukung, hingga semakin kuatnya aktivitas ekonomi di Kabupaten Malang.
Hadirnya Production Center Malang sekaligus diharapkan memperkuat posisi Kabupaten Malang sebagai daerah yang memiliki daya tarik bagi investasi industri, dengan tetap mengedepankan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Lathifah juga menilai keberadaan perusahaan dengan standar operasional global dapat menjadi kesempatan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia daerah. Transfer pengetahuan, teknologi, serta budaya kerja diharapkan dapat memberikan pengalaman baru bagi tenaga kerja lokal.
"Sejalan dengan arah pembangunan Kabupaten Malang dalam RPJMD Tahun 2025 - 2029, kami terus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan investasi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," jelas Lathifah.
Menurutnya, Kabupaten Malang memiliki sejumlah potensi yang dapat mendukung pengembangan investasi. Di antaranya ketersediaan sumber daya manusia, pertumbuhan kawasan industri dan ekonomi, serta posisi strategis dalam jaringan perekonomian di Provinsi Jawa Timur.
Baca Juga : MAN 2 Kota Malang Ikut Perkuat Zona Integritas MTsN 2, Pakta Integritas Tak Boleh Berhenti di Atas Kertas
Potensi tersebut, perlu diimbangi dengan pelayanan publik yang memberikan kepastian dan kemudahan kepada dunia usaha. Dukungan infrastruktur, penyederhanaan pelayanan, serta sinergi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, dan masyarakat menjadi bagian penting dalam menciptakan iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan.
"Pemerintah memberikan kepastian dan pelayanan terbaik. Dunia usaha memberikan investasi, inovasi, kesempatan kerja, serta kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Lathifah.
Lebih lanjut, pihaknya juga menegaskan, Pemkab Malang akan terus memperkuat komitmennya untuk membangun hubungan kemitraan jangka panjang dengan dunia usaha. Investasi diharapkan tidak berhenti pada pembangunan fasilitas produksi, tetapi berkembang menjadi ekosistem ekonomi yang mampu melibatkan berbagai sektor di daerah.
Sementara itu, Lathifah juga menyampaikan ucapan selamat atas peresmian Production Center Malang PT Beiersdorf Indonesia. Ia berharap fasilitas tersebut terus berkembang menjadi pusat produksi yang modern, inovatif, dan mampu bersaing di pasar global.
"Mari kita jadikan momentum ini sebagai awal dari kolaborasi yang lebih besar untuk pertumbuhan investasi, industri yang berkembang, lapangan kerja bertambah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Malang semakin meningkat," tutur Lathifah.
Oleh karena itu, Pemkab Malang berharap keberadaan Production Center Malang PT. Beiersdorf Indonesia mampu memberikan kontribusi melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi tenaga kerja lokal, pertumbuhan industri penunjang, serta terbukanya peluang kemitraan dengan para pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta pelaku usaha lainnya di Kabupaten Malang.