JATIMTIMES – Pendidikan vokasi terus membuktikan perannya dalam mencetak generasi muda yang kompeten dan siap menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Hal tersebut dibuktikan oleh Andika Putra Pratama, siswa SMK Negeri 9 Malang, yang berhasil meraih beasiswa pendidikan penuh di Politeknik Manufaktur Astra (Polman Astra) setelah menjadi yang terbaik pada ajang Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026 yang diselenggarakan PT Astra Honda Motor (AHM).
Prestasi tersebut diraih setelah Andika berhasil bersaing dengan 30.180 peserta yang terdiri dari 26.736 siswa dan 3.444 guru dari 699 SMK Mitra Binaan Astra Honda di seluruh Indonesia. Selain memperoleh beasiswa penuh senilai Rp385 juta untuk menempuh pendidikan di Polman Astra, Andika juga menerima uang pembinaan dan laptop sebagai bentuk apresiasi atas kompetensi yang dimilikinya.
Baca Juga : Instrumen Penguatan ZI, Monitoring SPIP di MIN 2 Kota Malang Bedah Tata Kelola hingga Manajemen BMN
Festival Vokasi Satu Hati mengusung tema "Gear Up Your Skill, Ready for the Future" dan menjadi ajang kalibrasi kompetensi siswa SMK Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda. Peserta diuji melalui kombinasi teori dan praktik, mulai dari penguasaan alat ukur, perawatan dan perbaikan sepeda motor Honda sesuai standar industri, hingga kemampuan menjaga performa kendaraan secara optimal.
Keberhasilan Andika tidak lepas dari pembinaan yang dilakukan SMK Negeri 9 Malang sebagai salah satu SMK Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda binaan PT Mitra Pinasthika Mulia (MPM Honda Jatim). Melalui implementasi kurikulum yang selaras dengan kebutuhan industri, peningkatan kompetensi guru, serta pembelajaran berbasis praktik, siswa dibekali keterampilan sesuai standar dunia kerja.
"Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Beasiswa Polman Astra menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi di bidang otomotif. Terima kasih kepada orang tua, guru, serta MPM Honda Jatim yang telah mendampingi dan mendukung saya hingga bisa meraih kesempatan ini," ujar Andika Putra Pratama.
Kepala SMK Negeri 9 Malang, Drs. Moh. Guntur Sayekti, M.Pd, mengatakan bahwa prestasi tersebut membuktikan lulusan SMK memiliki peluang besar untuk berkembang melalui kompetensi yang dimiliki.
"Prestasi Andika menunjukkan bahwa pendidikan vokasi mampu membuka peluang bagi siswa untuk berprestasi sekaligus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Kolaborasi sekolah dengan dunia industri menjadi faktor penting dalam mencetak lulusan yang siap menghadapi tantangan masa depan," ujarnya.
Technical Service Division Head MPM Honda Jatim, M. Bondan Priyoadi, mengatakan bahwa keberhasilan Andika merupakan bukti nyata manfaat sinergi antara dunia pendidikan dan industri.
Baca Juga : Kuatkan Konsolidasi, Ormas Bareng Rakyat Bentuk Kepengurusan di 31 Kecamatan di Jember
"Dengan semangat Sinergi Bagi Negeri, MPM Honda Jatim terus berkomitmen mendukung pengembangan pendidikan vokasi melalui pembinaan SMK TSM Honda agar semakin banyak siswa yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Keberhasilan Andika membuktikan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga membuka peluang meraih prestasi nasional hingga melanjutkan pendidikan melalui beasiswa. Kami berharap semakin banyak talenta muda yang lahir dari SMK binaan MPM Honda Jatim mampu menginspirasi dan berkontribusi bagi kemajuan industri otomotif Indonesia," ujar Bondan.
Saat ini MPM Honda Jatim membina 100 SMK TSM Honda, yang terdiri dari 98 SMK di Jawa Timur dan 2 SMK di Nusa Tenggara Timur. Melalui pembinaan berkelanjutan berupa penyelarasan kurikulum, pelatihan guru, sertifikasi kompetensi, penyediaan sarana praktik, serta pendampingan kompetisi, MPM Honda Jatim terus mendukung lahirnya lulusan vokasi yang unggul dan siap menghadapi perkembangan teknologi otomotif.
Keberhasilan Andika Putra Pratama diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa SMK lainnya bahwa pendidikan vokasi tidak hanya menjadi bekal untuk memasuki dunia kerja, tetapi juga dapat membuka jalan menuju pendidikan tinggi dan berbagai peluang pengembangan karier melalui kompetensi, kerja keras, dan semangat untuk terus belajar.