JATIMTIMES - Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto diagendakan menghadiri kegiatan Panen Raya Tebu TNI dalam mendukung program ketahanan pangan nasional pada Jumat, 17 Juli 2026. Kegiatan tersebut bakal digelar di area lahan tebu kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Dusun Krajan, Desa Bunut Wetan, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun JatimTIMES, agenda Presiden Prabowo ke Kabupaten Malang tersebut direncanakan pada sekitar pukul 14.00 WIB. Di sisi lain, sejumlah personel gabungan yang turut melibatkan kepolisian juga telah disiagakan guna mengamankan agenda kunjungan presiden.
Baca Juga : Donald Trump Dijadwalkan Hadiri Final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina di MetLife Stadium
"Polres Malang mengerahkan lebih dari 300 personel untuk mengamankan kunjungan kerja Presiden RI Prabowo Subianto di Kabupaten Malang," ujar Kasihumas Polres Malang AKP M. Budiono.
Ratusan personel kepolisian yang dilibatkan dalam pengamanan tersebut terdiri dari personel polres serta jajaran polsek di wilayah hukum Polres Malang. "Lebih dari 300 personel telah diterjunkan Polres Malang untuk melaksanakan pengamanan kunjungan kerja Bapak Presiden. Ratusan personel diterjunkan guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan Presiden berlangsung aman, tertib, dan lancar," ujarnya.
Budiono menjelaskan, pengamanan oleh personel gabungan tersebut bakal difokuskan pada sejumlah titik. Yakni mulai dari jalur kedatangan Presiden, lokasi kegiatan, hingga pengawalan rangkaian kendaraan VVIP.
"Personel telah ditempatkan pada titik-titik strategis mulai pengamanan jalur, lokasi kegiatan, hingga pengawalan guna memastikan seluruh rangkaian berjalan aman, tertib, dan lancar," kata Budiono.
Seluruh personel kepolisian yang dilibatkan dalam pengamanan tersebut juga telah mendapatkan pembagian tugas sesuai dengan pola pengamanan yang disusun bersama unsur TNI, Paspampres, hingga sejumlah instansi terkait.
"Koordinasi lintas sektor akan terus dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan selama kunjungan Presiden berlangsung," imbuhnya.
Budiono turut mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa mematuhi arahan petugas. Termasuk apabila terdapat pengaturan lalu lintas maupun pembatasan di sekitar lokasi kegiatan. Langkah tersebut dilakukan demi kelancaran agenda kenegaraan.
"Pengamanan dilakukan secara terpadu bersama TNI, Paspampres, dan seluruh stakeholder terkait," ujarnya.
Baca Juga : Satpol PP Surabaya Tertibkan Bangunan Liar di Atas Aset Pemkot, Lahan Disiapkan untuk Pengembangan TPS
Hingga berita ini disusun, sejumlah pihak terkait telah bersiap menyambut kedatangan Presiden Prabowo. Di mana, sebelum kunjungan Presiden dijadwalkan tiba di Kabupaten Malang pada sekitar pukul 14.00 WIB, beragam rangkaian kegiatan juga telah dimulai sejak Jumat pagi dengan adanya kehadiran dari sejumlah pejabat Pemerintah Pusat.
Disebutkan, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono dijadwalkan menghadiri pelantikan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Jawa Timur di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang. Agenda tersebut berlangsung mulai pukul 06.30 WIB.
Pada kegiatan tersebut juga turut dihadiri Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Bupati Malang HM. Sanusi, Wali Kota Malang Wahyu Hidayat, Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto, hingga sejumlah pejabat daerah lainnya.
Pada agenda lain, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman juga dijadwalkan membuka Studentpreneur Bootcamp 2026 di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Agenda tersebut berlangsung mulai pukul 08.30 WIB.
Setelah seluruh rangkaian kegiatan tersebut berlangsung, Presiden Prabowo dijadwalkan menuju kawasan Lanud Abdulrachman Saleh untuk menghadiri Panen Raya Tebu sebagai bagian dari penguatan program ketahanan pangan nasional.
Dalam pernyataannya, Budiono berharap adanya dukungan dari masyarakat agar seluruh agenda kenegaraan di Kabupaten Malang dapat berjalan dengan aman dan kondusif. "Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas selama kunjungan Presiden berlangsung. Sinergi bersama masyarakat menjadi kunci agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan sukses, aman, dan lancar," pungkasnya.