free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Jadi Jemaah Termuda, Perjalanan Haji Remaja Kota Malang Ini Sarat Kisah Haru

Penulis : Hendra Saputra - Editor : A Yahya

21 - Apr - 2026, 19:50

Loading Placeholder
Calon jemaah haji termuda asal Kota Malang, Haidar Fatta Rizqy Santoso saat menyiapkan koper untuk dibawa ke Tanah Suci (foto: Hendra Saputra/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Kisah mengharukan datang dari Kota Malang. Seorang remaja berusia 16 tahun, Haidar Fatta Rizqy Santoso, tercatat sebagai calon jemaah haji termuda tahun 2026. Keberangkatannya ke tanah suci bukan sekadar menunaikan ibadah. Namun juga membawa amanah besar dari sang ayah yang telah berpulang.

Remaja yang akrab disapa Atta ini merupakan warga Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun. Ia menggantikan posisi ayahnya, Dwi Santosa, yang sebelumnya terdaftar sebagai calon jemaah haji kloter 11. Takdir berkata lain. Sang ayah meninggal dunia sebelum sempat berangkat menunaikan rukun Islam kelima.

Baca Juga : Kartian Sembari Rayakan Ultah Gajah Diah di Batu Secret Zoo

Di tengah suasana duka, keluarga Atta dihadapkan pada keputusan penting. Ibunda Atta, May Syaroh Buchori, mengungkapkan bahwa surat panggilan haji datang tak lama setelah kepergian suaminya. Momen tersebut menjadi titik awal perjalanan haru yang kini dijalani Atta. “Suami saya meninggal tanggal 25 Agustus, kira-kira awal September sudah dapat surat panggilan berangkat haji,” ujar May Syaroh, Selasa (21/4/2026). 

Proses pelimpahan porsi haji pun segera diurus. Waktu yang sempit tidak menjadi penghalang. Justru, keluarga merasakan kemudahan dalam setiap tahapan administrasi yang dijalani.

“Kayak sama Allah itu dibukakan jalannya, semuanya terasa mudah. Habis foto, malam atau besok paginya namanya sudah berubah menjadi Ata,” tutur May Syaroh.

Kesempatan Atta berangkat haji di usia muda juga tidak lepas dari adanya perubahan kebijakan batas usia minimal jemaah. Jika sebelumnya minimal 17 tahun, kini diturunkan menjadi 13 tahun. Kebijakan ini membuka jalan bagi Atta untuk tetap berangkat di tahun yang sama. “Dulu kan minimal 17 tahun, tapi ternyata ada aturan baru bisa 13 tahun. Jadi alhamdulillah langsung bisa berangkat,” katanya.

Bagi Atta, perjalanan ini memiliki makna yang jauh lebih dalam. Ia tidak hanya menunaikan ibadah haji. Tetapi juga berusaha menjalankan pesan terakhir sang ayah yang selalu mengajarkan kemandirian dan tanggung jawab.

“Ayah selalu bilang, kalau Ayah sudah tidak ada, saya harus bisa mengurus semuanya. Harus mandiri di rumah termasuk menggantikan ketika ada panggilan berangkat haji,” tutur Atta.

Baca Juga : Luncurkan Program Medical Tourism, Kota Surabaya Kenalkan 8 Rumah Sakit dengan Layanan Unggulan  

Pesan tersebut kini menjadi pegangan hidupnya. Meski masih duduk di bangku kelas 1 SMA, Atta mempersiapkan diri dengan serius. Ia rutin berolahraga untuk menjaga kebugaran tubuh. Ia juga memperdalam ilmu agama sebagai bekal selama di tanah suci.

“Kalau sore lari-lari, sekitar lima kilometer di kawasan pondok. Kalau soal spiritual dan lain-lain, sudah diajarkan di pondok itu akan menjadi bekal saya,” ungkapnya.

Setibanya di tanah suci nanti, Atta berencana membadalkan umrah untuk almarhum ayahnya. Niat tersebut menjadi bentuk bakti sekaligus ungkapan rindu kepada sosok yang begitu ia hormati. “Pastinya senang bisa berangkat haji, ini kan impian semua orang. Nanti saya juga akan badalkan umroh sebagai kado untuk ayah,” ucapnya mantap.

Perjalanan haji keluarga ini sejatinya telah dimulai sejak tahun 2011. Namun, pandemi Covid-19 sempat menunda keberangkatan mereka. Penantian panjang itu akhirnya terjawab. Meski harus dilalui dengan kehilangan, keberangkatan Atta dan sang ibu menjadi momen penuh makna. “Sangat tidak menyangka, meskipun ayah telah berpulang. Kami sekeluarga tidak akan melupakan sosok ayah. Semoga ayah ditempatkan di tempat terbaik-Nya,” harap Atta.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Hendra Saputra

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---