free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Menkop Tinjau Uji Coba Dispenser dan Gelas Pada MBG di Ponpes An-Nur Malang: Minimalisir Kemasan Susu

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Dede Nana

25 - Feb - 2025, 15:23

Loading Placeholder
Menkop Budi Arie Setiadi (tengah, baju putih pakai peci) saat serangkaian agenda kunjungan di Ponpes An-Nur 1, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang pada Selasa (25/2/2025). (Foto: Ashaq Lupito/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Menteri Koperasi (Menkop) Budi Arie Setiadi berkunjung ke Pondok Pesantren (Ponpes) An-Nur 1, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, Selasa (25/2/2025). Pada serangkaian kunjungannya, Budi Arie turut meninjau penggunaan dispenser dan gelas pada distribusi susu dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Saya beserta rombongan hadir di uji coba minum susu pasteurisasi. Tadi modelnya sudah tidak pakai kemasan yang kemahalan, bikin bungkus. Jadi beli susunya, bukan beli bungkusnya," ujarnya saat ditemui JatimTIMES disela agenda kunjungannya.

Baca Juga : Jerome Polin Coba Taksi Tanpa Supir di Amerika, Ini Sejarah dan Teknologi Self Driving Car

Susu yang sempat ditampung menggunakan dispenser itulah, yang kemudian didistribusikan melalui gelas. Sehingga lebih efektif dan efisien karena bisa digunakan secara berulang. Tidak seperti jika didistribusikan menggunakan kemasan susu.

"Inikan ada dispenser, uji coba dan bisa pakai dispenser. Susunya pasteurisasi, fresh, segar. Tadi saya sudah minum, segar," ujarnya.

Susu yang didistribusikan di Ponpes An-Nur 1 yang dikunjungi oleh Budi Arie tersebut, berasal dari Koperasi Agro Niaga (KAN) Jabung. "Di Pesantren An-Nur ini susunya dari peternakan lokal KAN Jabung yang nanti saya datangi, saya mau liat. Komponen susu yang bisa dihasilkan dari peternak lokal ini bisa membantu program MBG," ujarnya.

Penerapan MBG di Ponpes An-Nur 1 itulah, yang diakui Budi Arie, bakal dijadikan role model bagi realisasi MBG di daerah lainnya. "Betul, kami mau coba bagaimana susu segar dari peternak lokal, peternakan rakyat. Susunya ini dalam bentuk pasteurisasi yang bisa pakai dispenser," ujarnya.

Namun, disampaikan Budi Arie, tidak semua wilayah di Indonesia bakal menerapkan distribusi susu pada program MBG sesuai dengan yang dilakukan di Ponpes An-Nur 1. Sebab, tidak semua wilayah memiliki potensi peternakan susu.

"Paling tidak ada di daerah-daerah sentra susu lokal yang dekat, ada peternakan susunya seperti di Boyolali, Jawa Tengah. Itu bisa dilakukan dengan menggunakan model dispenser seperti ini," tuturnya.

Baca Juga : Cara Menyucikan Mulut Usai Tak Sengaja Makan Babi

Pada serangkaian kunjungannya, Budi Arie optimis penggunaan dispenser dan gelas pada distribusi susu bisa direalisasikan pada daerah lainnya. Terutama yang memiliki potensi penghasil susu lokal tersebut.

"Harusnya bisa, karena problematika susu inikan selain distribusi juga masa waktu produknya yang tidak lama," ujarnya.

Selain mengunjungi uji coba distribusi susu, Budi Arie beserta rombongan juga meninjau ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Ponpes An-Nur 1. Di mana, pada dapur tersebut memproduksi sekitar 3 ribu paket porsi perhari.

"(Dapur SPPG Ponpes An-Nur 1) bersih, higienis, mereka bersemangat. (Menu gizi) juga cukup, menurut Badan Gizi menunya oke," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---