JATIMTIMES - Setelah resmi dilantik, Wali Kota Batu, Nurochman menjalani retreat Kepala Daerah di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, mulai 21-28 Februari 2025 mendatang. Selama masa retreat ini pemerintahan terus berjalan dipimpin oleh Wakil Wali Kota Batu Heli Suyanto.
Rencananya Heli akan segera melakukan rapat bersama kepala Organisasi Perangkat Daerah di lingkungan Pemkot Batu. Dengan rapat ini akan membahas agar segera tancap gas untuk merealisasikan janji-janji yang telah mereka sampaikan saat kampanye.
Baca Juga : 5 Tips War Tiket Kereta Api untuk Mudik Lebaran 2025
Wali Kota Batu Nurochman, mengatakan selama kegiatan retreat kepala daerah roda pemerintahan tetap berjalan di tangan Wakil Wali Kota Batu sebagai Plh Wali Kota Batu untuk sementara waktu. “Selama masa retreat ini pemerintahan terus berjalan dipimpin oleh mas wawali (Heli Suyanto) yang nanti akan segera melakukan rapat bersama kepala OPD,” kata Nurochman.
Karena itu retreat ini penting diikuti oleh kepala daerah, tujuannya untuk membangun ikatan emosional dan kerja sama yang lebih erat antara kepala daerah dengan pemerintah pusat. Dengan adanya harmonisasi ini, agar ke depan implementasi kebijakan nasional di tingkat daerah bisa lebih efektif dan efisien.
“Alhamdulillan nantinya retreat ini akan saya ikuti sampai selesai hingga 28 Februari,” ujar Nurochman.
Retreat ini dikemas dalam format diskusi terbuka, sehingga memungkinkan kepala daerah untuk berbagi pengalaman dan tantangan dalam menjalankan tugasnya. Selain itu, juga akan menghadirkan beragam pemateri yang akan memberikan wawasan mendalam terkait tugas dan tanggung jawab kepala daerah.
Lima pokok utama yang akan menjadi fokus pembekalan adalah Pemahaman Tugas Pokok Kepala Daerah, Pemahaman Astacita, Membangun Kedekatan Emosional Antar Kepala Daerah, Pengelolaan Anggaran Daerah, dan Ketahanan Nasional dan Wawasan Kebangsaan.
Baca Juga : Mahasiswa Unisba Blitar Sabet Dua Emas di Kejurda Tarung Bebas
Rencananya sementara wakil kepala daerah baru akan bergabung di hari terakhir, yakni 28 Februari 2025 mendatang.
Sedang, prioritas program yang ingi segera dijalankan adalah tata kelola sampah, industri pertanian, UMKM, tata kelola Pasar Among Tani, peningkatan daya saing SDM melalui pendidikan dan pemberdayaan perempuan melalui supporting program dari PKK dan sebagainya.