free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Ekonomi

Bulog Banyuwangi Targetkan Serap 53.000 Ton Gabah dan Beras Petani

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

19 - Feb - 2025, 15:55

Loading Placeholder
Tanaman padi milik petani di wilayah Kecamatan Glagah Banyuwangi yang siap panen (Foto: Nurhadi Banyuwangi TIMES)

JATIMTIMES – Badan Uruasan Logistik (Bulog)  Banyuwangi siap menyerap gabah dan beras dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) baru.

HPP gabah kering panen (GKP) di petani menjadi Rp 6.500 per kilogram. Kemudian untuk HPP beras di gudang Bulog Rp 12.000 per kilogram.

Baca Juga : Pokir, Ujian Keimanan APH Situbondo

Menurut Kepala Bulog Cabang Banyuwangi, Dwina Puspitasari, pemerintah telah menginstruksikan Bulog untuk segera menyerap gabah setara beras sebanyak 3 juta ton guna mewujudkan swasembada pangan.

”Untuk di Bulog Banyuwangi serapan gabah dan beras tahun ini ditarget sebanyak 53.000 ton,” ujar Dwina Puspitasari saat dikonfirmasi wartawan pada Rabu (19/02/2025).

Dia menjelaskan bahwa harga Rp 6.500 per kilogram adalah gabah kering panen (GKP) di tingkat petani dengan kualitas kadar air maksimal 25 persen dan kadar hampa maksimal 10 persen.

”Tahun ini ada info menggembirakan dan menarik bagi petani, Harga pembelian Pemerintah atau HPPnya sekarang Rp 6.500 GKP yakni gabah yang sudah dipotong atau di doser, dikarungi di pinggir jalan kita beli dengan HPP baru,” tambahnya.

Bulog Banyuwangi berharap produksi padi tahun ini meningkat secara kuantitas dan kualitas serta lebih baik, sehingga Bulog dapat memaksimalkan penyerapan dari hasil panen petani.

Baca Juga : Legislator Heru Tjahjono dan BPJS Ketenagakerjaan Bergerak Bersama Lindungi Pekerja Mandiri di Tulungagung

Selanjutnya untuk pembelian beras petani, Bulog menerapkan standar spesifikasi yang dapat diterima atau dibeli yakni mempunyai derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen, butiran patah (Broken) maksimal 20 persen dan butir menir 2 persen.

”Beras yang masuk ke Bulog harus memenuhi kualitas yang telah ditentukan,” imbuhnya.

Dwina Puspitasari menambahkan, untuk saat ini stok beras yang ada di gudang Bulog Banyuwangi tecatat sebanyak 62.000 ton untuk memenuhi kebutuhan pangan wilayah setempat dan NTT.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Ekonomi

Artikel terkait di Ekonomi

--- Iklan Sponsor ---