free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Kesehatan

Mitos atau Fakta Durian Bisa Menurunkan Kolesterol Tinggi? Cek di Sini Kebenarannya

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

15 - Feb - 2025, 14:28

Loading Placeholder
Ilustrasi buah durian. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Durian menjadi salah satu buah yang kerap dihindari sebagian orang, termasuk orang dengan kolesterol. Pasalnya, buah beraroma khas itu dikhawatirkan dapat mempengaruhi kondisi kolesterol menjadi semakin parah.

Dikutip dari laman Kemenkes RI, kolesterol total merupakan gabungan dari jumlah kolesterol baik, kolesterol jahat dan trigliserida dalam setiap desiliter darah. 

Baca Juga : Waspada Gelombang Tinggi di Perairan Jawa Timur hingga 18 Februari

Bila total kolesterol berada di angka 200 - 239 mg/dL, berarti sudah termasuk kategori agak tinggi. Angka kolesterol tinggi yakni jika rentangnya >240 mg/dL.

Kolesterol tinggi bisa menyebabkan berbagai penyakit yang membahayakan jiwa, seperti penyakit jantung, stroke, hingga pembuluh darah. Maka dari itu, orang dengan kolesterol tinggi harus memperhatikan asupan makanan yang masuk ke dalam tubuh dan mengonsumsi obat berdasarkan anjuran dokter.

Namun, penelitian menunjukkan bahwa durian tidak mengandung kolesterol sama sekali. Sebaliknya, buah ini mengandung lemak tak jenuh tunggal yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam tubuh. 

Durian sering kali dianggap sebagai buah yang memiliki kolesterol tinggi, padahal kenyataannya kolesterol hanya terdapat pada produk hewani seperti daging, telur, dan susu. Ini menjadikan buah-buahan, termasuk durian, tidak mengandung kolesterol sama sekali. 

Mitos mengenai kolesterol ini muncul karena durian memiliki kandungan lemak yang cukup tinggi, namun jenis lemak yang terdapat dalam durian adalah lemak tak jenuh tunggal yang justru berkhasiat untuk menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah.

Menurut informasi dari Healthline, durian mengandung beragam nutrisi penting yang baik untuk kesehatan, antara lain:

- Vitamin C

- Kalium

- Serat

- Antioksidan

- Lemak tak jenuh

Nutrisi-nutrisi ini berperan penting dalam menjaga keseimbangan kadar kolesterol. Selain itu, lemak tak jenuh yang terkandung dalam durian dapat menurunkan trigliserida serta mencegah aterosklerosis, yaitu kondisi di mana pembuluh darah menyempit akibat penumpukan plak lemak.

Selain kepercayaan durian mengandung kolesterol, beredar pula di kalangan masyarakat kepercayaan mengenai durian bisa menurunkan kolesterol. Benarkah? 

Fakta Durian Bisa Menurunkan Kolesterol

Baca Juga : Profil Gilang Herlambang: Komika Asal Lumajang yang Disomasi Universitas Widyagama Malang

Durian tidak hanya bebas kolesterol, tetapi juga berpotensi menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dalam darah. Hal ini disebabkan oleh adanya lemak tak jenuh tunggal yang terkandung dalam buah ini. 

Menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Foods pada tahun 2019, konsumsi lemak tak jenuh tunggal dapat meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) yang berfungsi membersihkan kolesterol jahat dari pembuluh darah.

Selain itu, durian juga mengandung zat antiaterosklerotik yang dapat mencegah penebalan arteri akibat penumpukan plak lemak, sehingga mengurangi risiko penyakit jantung koroner. Dengan berbagai manfaat tersebut, durian dapat menjadi pilihan buah yang baik bagi mereka yang ingin menjaga kadar kolesterol tetap seimbang. Meskipun demikian, penting untuk memperhatikan porsi konsumsi durian, terutama bagi individu yang menderita obesitas dan diabetes.

Kandungan gula dan kalori yang cukup tinggi dalam durian dapat menyebabkan peningkatan berat badan jika dikonsumsi secara berlebihan. Oleh karena itu, disarankan untuk menikmati durian dengan bijak agar manfaatnya dapat diperoleh tanpa menimbulkan efek negatif bagi kesehatan.

Efek Samping Konsumsi Durian Berlebihan

Walaupun durian memiliki banyak manfaat, konsumsi yang berlebihan dapat menyebabkan beberapa efek samping, terutama bagi individu dengan kondisi kesehatan tertentu. Di antara dampak negatif yang mungkin timbul dari konsumsi durian yang berlebihan adalah:

- Meningkatnya risiko obesitas, disebabkan oleh kandungan kalori dan gula yang tinggi dalam durian.

- Munculnya masalah pencernaan, seperti kembung, sakit perut, atau sembelit akibat tingginya serat dalam durian.

- Berpotensi meningkatkan kadar kalium dalam darah, yang bisa berbahaya bagi penderita penyakit ginjal.

- Menimbulkan ketidaknyamanan jika dikonsumsi bersamaan dengan alkohol, karena dapat mengganggu metabolisme alkohol dan menyebabkan mual serta detak jantung yang tidak teratur.

Oleh karena itu, disarankan untuk membatasi konsumsi durian sekitar 100 gram atau setara dengan dua bulatan kecil dalam satu kali makan, terutama bagi penderita diabetes atau mereka yang sedang menjalani program diet tertentu.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Kesehatan

Artikel terkait di Kesehatan

--- Iklan Sponsor ---