JATIMTIMES - BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan Jawa Timur yang diprediksi terjadi mulai hari ini, 15 hingga 18 Februari 2025. Berdasarkan analisis cuaca, ketinggian gelombang dapat mencapai 4 meter di beberapa wilayah perairan.
Menurut laporan BMKG, gelombang dengan ketinggian 2,5 hingga 4 meter diperkirakan terjadi di Perairan Malang dan Banyuwangi. Sementara itu, sejumlah wilayah lain seperti Perairan Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, Lumajang, dan Jember juga berpotensi mengalami gelombang tinggi dengan kisaran 1,25 hingga 2,5 meter.
Baca Juga : R.Ngt. Rahayu Darmadi: Ibu Kandung Supriyadi Pahlawan PETA yang Namanya Hilang dari Sejarah
Dalam akun Instagran resminya @infobmkgperak, dijelaskan bahwa salah satu faktor pemicu gelombang tinggi di perairan Jawa Timur adalah adanya daerah konvergensi di Laut Jawa. Daerah konvergensi ini menyebabkan pertumbuhan awan konvektif yang cukup signifikan di wilayah perairan, sehingga berdampak pada peningkatan tinggi gelombang.
Selain itu, kondisi angin juga turut memengaruhi tinggi gelombang. Saat ini, kecepatan angin di perairan Jawa Timur berkisar antara 5 hingga 20 knot, dengan pola pergerakan dari barat hingga barat laut.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir maupun yang berencana melakukan aktivitas di laut, agar selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi.
Baca Juga : Rebus Jagung Berujung Petaka: Dapur Nenek 69 Tahun di Blitar Ludes Dilalap Api
Bagi para nelayan dan pelaku aktivitas pelayaran, BMKG memberikan panduan keselamatan sebagai berikut:
• Perahu nelayan sebaiknya tidak berlayar jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan gelombang mencapai 1,25 meter.
• Kapal tongkang perlu meningkatkan kewaspadaan apabila kecepatan angin mencapai 16 knot dengan tinggi gelombang 1,5 meter.
• Kapal ferry disarankan berhati-hati jika kecepatan angin di perairan mencapai 21 knot dengan gelombang setinggi 2,5 meter.
BMKG Maritim Tanjung Perak Surabaya juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau perkembangan cuaca dan memperbarui informasi resmi sebelum beraktivitas di perairan Jawa Timur. Jangan lupa tetap waspada dan selalu mengikuti update informasi cuaca maritim dari BMKG ya!