free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Tebing Setinggi 20 Meter di Kasembon Longsor, Hambat Jalan Penghubung Malang-Kediri

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Yunan Helmy

23 - Jan - 2025, 09:59

Loading Placeholder
Personel gabungan saat melakukan upaya penanganan paska-longsor yang mengakibatkan akses lalu lintas di jalan penghubung Malang-Kediri terhambat pada Rabu (22/1/2025) tengah malam. (Foto: BPBD Kabupaten Malang for JatimTIMES)

JATIMTIMES - Tebing setinggi kurang lebih 20 meter di Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, mengalami longsor, Rabu (22/1/2025). Material longsor kemudian menimpa jalan raya sehingga menghambat akses lalu lintas Malang-Kediri.

Laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyebut, bencana tanah longsor terjadi pada Rabu (22/1/2025) malam. Yakni sekitar pukul 20.00 WIB.

Baca Juga : Longsor di Jombang Timpa 5 Rumah, 2 Orang Hilang

"Nihil korban jiwa maupun luka-luka, namun longsor berdampak pada terhambatnya arus lalu lintas pada jalur provinsi yang menghubungkan Malang-Kediri," ungkap Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan, dalam konfirmasinya di sela-sela penanganan paska-bencana.

Kronologi berencana tanah longsor bermula pada Rabu (22/1/2025). Saat itu hujan dengan intensitas tinggi terjadi di wilayah Kecamatan Kasembon dan sekitarnya.

"Akibatnya tebing setinggi kurang lebih 20 meter dengan lebar 7 meter mengalami longsor. Sehingga mengganggu arus lalu lintas," ujarnya.

Sesaat setelah kejadian, sejumlah personel gabungan dilibatkan dalam upaya penanganan paskabencana. Tercatat, para personel dari unsur BPBD dan PMI Kabupaten Malang, Babinsa, sejumlah relawan hingga masyarakat setempat juga turut dilibatkan dalam pembersihan material longsor.

Baca Juga : Gunung Marapi Kembali Erupsi, Lama Gempa Letusan hingga 30 Detik

"Untuk sementara, pembersihan material longsor yang berlangsung kemarin (Rabu, 22/1/2025) mengunakam alat manual berupa skop, cangkul, dan gerobak pasir," ucap Sadono.

Rencananya, upaya penanganan longsor nantinya juga akan melibatkan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Malang. "Berdasarkan laporan terakhir pada Rabu (22/1/2025) pukul 22.00 WIB, akses jalan sudah dapat dilalui kendaraan. Namun, untuk pembersihan sisa material longsor akan dilakukan lebih lanjut oleh Dinas PU (Bina Marga) dengan alat berat," pungkas Sadono.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Yunan Helmy

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---