JATIMTIMES - Wali Kota Malang dan Wakil Wali Kota terpilih Wahyu Hidayat dan Ali Muthohirin mulai siapkan transisi nahkoda kepemimpinan. Mereka bertemu dengan Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan untuk persiapan pergantian tonggak kepemimpinan.
Pemenang Pilkada dari pasangan WALI tersebut bertemu dengan Iwan Kurniawan di rumah makan Kahuripan Selasa malam (24/12). Keduanya membahas transisi kepemimpinan dan program prioritas Pemerintah Kota Malang tahun 2025.
Baca Juga : Jadi Tersangka Kasus Suap, Hasto Sindir Sosok yang Baru Dipecat PDIP
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan mengutarakan beberapa program seperti pengelolaan sampah lewat program LSDP. "Ini bisa kita kawal bersama, baik saya di Kemendagri bersama Pak Wahyu dan Pak Ali, kita bersinergi, harapannya pengelolaan sampah di Kota Malang ini semakin baik dan menjadi percontohan,” katanya.
Dalam pertemuan tersebut setidaknya ada 11 program utama yang harus menjadi prioritas. Pasalnya masih ada beberapa pekerjaan rumah yang nantinya harus diselesaikan oleh Wahyu-Ali.
"Beberapa program prioritas utama seperti kelanjutan pasar besar, parkir Kajoetangan, permasalahan banjir dan program lainnya," terang Wahyu Hidayat.
Wahyu sendiri sudah siap dengan program prioritas Pemkot Malang tahun 2025. Karena beberapa program tersebut sudah ia jalankan sejak menjadi Pj Wali Kota pada 2023 lalu. Dengan koordinasi tersebut diharapkan mampu menjadi angin segar keberlanjutan program pembangunan untuk Kota Malang.
Pasangan Wahyu-Ali sebelumnya sudah memberikan dukungan kepada Iwan saat menjadi Pj Wali Kota. Sehingga program utama dan penting tetap menjadi prioritas. Wahyu sendiri terus mengikuti perkembangan pembangunan di Kota Malang selepas mundur dari Pj Wali Kota Malang.
Baca Juga : Keruntuhan Kesultanan Pajang: Wafatnya Joko Tingkir, Perjuangan Pangeran Benowo dan Penyatuan dengan Mataram
"Pertemuan ini adalah ajang untuk menyampaikan terima kasih kepada Pak Pj Iwan Kurniawan, dengan apa yang sudah beliau lakukan dan kerjakan akan kami lanjutkan," imbuh Wahyu.
Selain pembahasan transisi kepemimpinan Pemkot Malang, mereka juga mempersiapkan diri untuk menyambut tahun 2025. Selain harus menyatukan visi misi program daerah dengan program nasional Prabowo-Gibran. Yaitu pembahasan RKPD tahun 2026 yang harus disiapkan, serta persiapan ulang tahun Kota Malang ke 111 tahun depan.