JATIMTIMES – Jelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga tiket sejumlah bus di Terminal Tipe A Patria Kota Blitar dipastikan mengalami kenaikan. Mulai pekan depan, tarif bus Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) dan Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) akan melonjak sebesar 10 hingga 20 persen.
Verie Sugiharto, Kepala Terminal Tipe A Patria Kota Blitar, menyatakan bahwa kenaikan tarif tiket ini merupakan fenomena yang rutin terjadi menjelang momentum hari besar. Selain Natal dan Tahun Baru, kenaikan serupa juga kerap terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.
Baca Juga : Kapolres Malang Raya Bersinergi Mantapkan Kesiapan Hadapi Libur Nataru
“Kenaikan ini lumrah terjadi karena meningkatnya permintaan tiket bus saat liburan panjang,” ujar Verie pada Selasa (17/12/2024).
Menurut Verie, besaran kenaikan harga tiket pada masing-masing bus bervariasi, tergantung kebijakan perusahaan otobus (PO). Namun rata-rata kenaikan berkisar di angka 10 hingga 20 persen. Salah satu contohnya adalah tiket bus jurusan Blitar–Jakarta, yang biasanya dipatok seharga Rp 120 ribu, pekan depan akan naik menjadi Rp 150 ribu.
Pihak Terminal Patria, kata Verie, telah melakukan sosialisasi sejak jauh-jauh hari untuk memastikan informasi ini dapat diketahui oleh calon penumpang. Sosialisasi dilakukan melalui pengumuman di terminal, serta koordinasi langsung dengan perusahaan otobus.
“Kami sudah mengingatkan operator bus agar menaikkan tarif sesuai aturan. Jangan sampai ada praktik menaikkan harga tiket secara tidak wajar,” tegas Verie.
Kenaikan harga tiket ini diperkirakan akan berlaku hingga akhir periode liburan Nataru. Verie menjamin, tarif tiket bus akan kembali normal setelah momen tersebut berakhir.
Meski kenaikan harga sudah sering terjadi, beberapa calon penumpang tetap mengeluhkan lonjakan ini. Namun, sebagian lainnya memaklumi karena kondisi lonjakan penumpang yang kerap membuat operator bus menaikkan tarif.
Bagi masyarakat Blitar dan sekitarnya, Terminal Patria merupakan salah satu pusat mobilitas utama selama libur panjang. Menjelang Nataru, terminal ini biasanya dipadati oleh para penumpang yang hendak pulang kampung atau berlibur ke luar kota.
Baca Juga : Atasi Kemacetan Libur Nataru, TNBTS Terapkan Sistem Buka-Tutup Jalur di Kawasan Bromo
Kenaikan harga tiket ini sekaligus menjadi pengingat bagi calon penumpang agar mempersiapkan perjalanan lebih matang. Selain memesan tiket lebih awal, mereka juga disarankan untuk mengecek harga resmi tiket dan menghindari calo yang kerap menawarkan harga lebih tinggi.
“Kami berharap penumpang memahami kondisi ini. Bagi mereka yang masih ragu, silakan mengecek langsung tarif resmi di terminal,” kata Verie, menutup keterangannya.
Dengan sosialisasi yang telah dilakukan, pihak Terminal Patria berharap kenaikan tarif ini tidak menimbulkan keresahan di kalangan calon penumpang. Kesiapan armada bus serta koordinasi antara pihak terminal dan operator menjadi kunci untuk memastikan kelancaran arus transportasi selama liburan Natal dan Tahun Baru.
Kenaikan harga tiket bukan lagi sekadar tradisi, tetapi juga cermin dari meningkatnya mobilitas masyarakat setiap musim liburan tiba.