JATIMTIMES - Aktivitas masyarakat di sekitar Stasiun Malang diperkirakan meningkat pada 10-11 Agustus 2026 seiring rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Arema. Kondisi tersebut berpotensi berdampak pada kepadatan arus kendaraan dan masyarakat, terutama di akses menuju Stasiun Malang sisi barat.
PT KAI Daerah Operasi 8 Surabaya mengimbau pelanggan kereta api yang memiliki jadwal keberangkatan maupun kedatangan di Stasiun Malang pada dua hari tersebut untuk memperhitungkan waktu tempuh dari lokasi asal. Imbauan ini disampaikan agar kepadatan di sekitar stasiun tidak membuat pelanggan terlambat mengikuti jadwal perjalanan.
Baca Juga : Cara Refund Tiket Bromo Imbas Kebakaran, Begini Ketentuannya
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan keberadaan titik kumpul kegiatan HUT Arema yang berada di sekitar stasiun menjadi salah satu faktor yang perlu diantisipasi pelanggan. “Kami mengimbau pelanggan untuk memperhitungkan kondisi perjalanan menuju Stasiun Malang pada 10-11 Agustus, karena adanya rangkaian kegiatan HUT Arema yang berpotensi meningkatkan kepadatan di sekitar stasiun,” imbau Mahendro.
Menurut Mahendro, pelanggan sebaiknya tidak menjadikan jadwal keberangkatan kereta sebagai patokan waktu untuk baru berangkat menuju stasiun. Ada sejumlah tahapan yang harus dilalui sebelum naik kereta, mulai dari pemeriksaan tiket, proses boarding hingga menuju peron.
Karena itu, pelanggan yang berangkat dari Stasiun Malang diminta sudah tiba di stasiun sebelum jadwal keberangkatan. Waktu tambahan tersebut diperlukan sebagai antisipasi apabila perjalanan menuju stasiun mengalami perlambatan akibat kepadatan lalu lintas maupun aktivitas masyarakat.
“Jangan menunggu sampai mendekati waktu keberangkatan. Kami menyarankan pelanggan memberikan waktu cadangan dalam perjalanan sehingga apabila terjadi kepadatan di akses menuju stasiun, masih memiliki cukup waktu untuk menyelesaikan proses boarding,” jelasnya.
KAI juga mengingatkan pelanggan untuk mengecek kembali jadwal keberangkatan yang tercantum dalam tiket sebelum berangkat. Selama berada di lingkungan stasiun, pelanggan diminta mengikuti arahan petugas serta menjaga ketertiban agar aktivitas penumpang tetap berjalan lancar.
Baca Juga : Nasim Khan Dorong Puluhan KUD Situbondo Kembali Aktif, Disinergikan dengan Koperasi Desa Merah Putih
Selain pelanggan yang akan berangkat, pengguna kereta yang tiba di Stasiun Malang juga diimbau mengantisipasi kondisi di luar kawasan stasiun. Kepadatan arus masyarakat dan kendaraan dapat memengaruhi waktu perjalanan setelah pelanggan keluar dari stasiun.
Mahendro menambahkan KAI Daop 8 Surabaya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait selama rangkaian kegiatan berlangsung. Koordinasi tersebut dilakukan untuk menjaga pelayanan dan operasional kereta api tetap berjalan sesuai ketentuan.
“Kami tetap memastikan pelayanan dan operasional kereta api berjalan aman dan tertib. Di sisi pelanggan, kami berharap persiapan perjalanan dilakukan lebih awal agar kepadatan di sekitar stasiun tidak mengganggu perjalanan mereka,” tutup Mahendro.