JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang terus berkomitmen untuk menguatkan sinergitas dengan pemerintah pusat dalam mewujudkan transformasi kesehatan demi tercapainya Indonesia Emas 2045.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto pada momentum peringatan Hari Kesehatan Nasional ke-60 tahun 2024 di Gor Stadion Kanjuruhan, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Malang serta pimpinan lintas perangkat daerah di lingkungan Pemkab Malang.
Didik menyampaikan, pasca disahkannya Undang-Undang RI Nomor 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, pemerintah kini sedang memfinalkan Rencana lnduk Bidang Kesehatan atau RIBK yang akan berfungsi sebagai haluan bersama dalam membangun kesehatan di seluruh lndonesia.
Mantan Ketua DPRD Kabupaten Malang ini menuturkan, RIBK harus menjadi acuan oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam merencanakan, menganggarkan dan mengimplementasikan program kesehatan di wilayahnya.
"Pemerintah pusat tidak mampu melakukannya sendiri. Hanya dengan sinergi dan kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, pilar transformasi kesehatan dapat kita tegakkan menuju perubahan yang lebih baik," ungkap Didik dalam sambutannya, Sabtu (30/11/2024).
Pihaknya mengatakan, transformasi kesehatan merupakan tonggak penting dalam sejarah perjalanan Bangsa lndonesia menuju bangsa yang maju. "Langkah perubahan yang sudah kita lakukan sejauh ini, menjadi dasar kuat percepatan program kesehatan ke depan," kata Didik.
Menurutnya, sebagai program prioritas Kabinet Merah Putih di bawah komando Presiden RI Prabowo Subianto terdapat tiga penekanan yang harus menjadi fokus utama terhadap program kesehatan.
"Pemeriksaan kesehatan gratis, penurunan kasus TBC (tuberkulosis) dan pembangunan rumah sakit lengkap berkualitas di daerah terpencil dan tertinggal," tutur Didik.
Lebih lanjut, pada momentum Hari Kesehatan Nasional ke-60 tahun 2024 ini, Didik juga berpesan kepada seluruh pihak agar memberikan kontribusi maksimal terhadap kesuksesan pencapaian program pemerintah tersebut.
Di momentum yang berbahagia ini, Didik juga mengucapkan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh insan kesehatan yang telah bahu membahu berjuang tanpa lelah dalam melaksanakan pembangunan kesehatan lndonesia. Mulai dari tenaga medis, tenaga kesehatan, LSM, swasta, media, profesional, akademisi, seluruh pegawai dan pejabat pemerintahan di pusat dan daerah, serta tidak lupa para kader kesehatan.
"Terima kasih terus semangat, sebab perjuangan kita belum selesai. Mari terus mengutamakan kesehatan, mulai dari diri sendiri, keluarga dan lingkungan sekitar kita. Mari kita bangun bersama budaya sehat, demi lndonesia Emas 2045, bahkan sampai ke generasi selanjutnya," tutup Didik.