free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Serba Serbi

Gus Iqdam Bocorkan Tips Mendapatkan Keutamaan Salat Dhuha

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : A Yahya

05 - Nov - 2024, 07:03

Loading Placeholder
Pendiri Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Agus Muhammad Iqdam Kholid atau yang dikenal sebagai Gus Iqdam. (Foto: Instagram @wongpusat.real)

JATIMTIMES - Pendiri Majelis Ta'lim Sabilu Taubah, Agus Muhammad Iqdam Kholid atau yang dikenal sebagai Gus Iqdam, membagikan kiat untuk meraih keutamaan dalam melaksanakan salat dhuha. Menurut ulama asal Blitar itu, bagi siapa saja yang ingin mendapatkan keberkahan dari salat dhuha, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam pelaksanaannya. 

Niki nek njenenengan pingin entuk keutamaan salat dhuha sing luar biasa, jadi setelah al-Fatihah, baca wasy-syamsi wadhuha, setelah itu ditambahi surat Al-Kafirun (ini jika kamu ingin mendapatkan keutamaan salat dhuha yang luar biasa, jadi setelah baca Al Fatihah, baca surat Asy-Syam dan Al-Kafirun)," ujar Gus Iqdam, dikutip Instagram @wongpusat.real, Selasa (5/11). 

"Jadi pada rakaat pertama itu suratnya (yang dibaca) ada dua," tambahnya. 

Salat dhuha sendiri merupakan salat sunah yang dilaksanakan setelah matahari terbit hingga mendekati waktu zuhur. Waktu terbaik untuk melaksanakan salat dhuha adalah antara pukul 08.00 hingga 11.00 pagi. 

Selain menjadi ibadah yang dianjurkan, salat dhuha diyakini dapat membantu memperlancar rezeki. Hal ini didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Hakim dan Thabrani, sebagaimana dikutip dalam buku Keberkahan Salat Dhuha, Raih Rezeki Sepanjang Hari karya Ustadz Arif Rahman, yang berbunyi, “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang (salat dhuha), niscaya Aku akan mencukupi kebutuhanmu pada akhir harinya.

Hadis lain yang diriwayatkan oleh Muslim menyebutkan, "Setiap pagi, masing-masing ruas anggota badan kalian wajib dikeluarkan sedekahnya. Setiap bacaan tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir adalah sedekah, menyuruh kepada kebaikan adalah sedekah dan melarang berbuat mungkar adalah sedekah. Semua itu bisa diganti dengan dua rakaat salat dhuha.” 

Tata Cara Salat Dhuha

Salat dhuha dapat dikerjakan mulai dari 2 hingga 12 rakaat, dan dilaksanakan secara individu. Berikut ini adalah tata cara melaksanakan salat dhuha: 

1. Niat Salat Dhuha
Dalam hati, niatkan untuk melaksanakan salat dhuha bersamaan dengan Takbiratul Ihram:  
   اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى  
"Aku niat salat sunah dhuha dua rakaat karena Allah Ta’ala." 

2. Membaca Doa Iftitah, diikuti dengan Al-Fatihah dan satu surat pilihan dalam Al-Quran. Disarankan membaca surat Asy-Syam dan Al Kafirun di rakaat pertama dan Al-Lail di rakaat kedua. 

3. Ruku’, dan membaca tasbih sebanyak tiga kali, lalu dilanjutkan dengan I’tidal. 

4. Sujud pertama, dan membaca tasbih tiga kali, diikuti duduk di antara dua sujud dan membaca bacaannya. 

5. Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali, kemudian menyelesaikan rakaat pertama. Pada rakaat kedua, lakukan langkah yang sama dan akhiri dengan tasyahud akhir dan salam. 
 

Baca Juga : Anggap Bawaslu Nge-Prank, Dugaan Ketidaknetralan ASN Dibawa ke Pansus Pilkada Jember

Doa saat Duha

Usai melaksanakan salat dhuha, dianjurkan membaca doa berikut: 

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ
اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ 

Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagungan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu."
"Ya Allah, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hamba-Mu yang sholeh." 

Selain itu, Gus Iqdam juga menganjurkan untuk membaca surat Al-Waqiah setelah salat dhuha. Mengamalkan surat ke-56 dalam Al-Quran ini dipercaya mampu mendatangkan kemudahan rezeki, menjauhkan dari kemiskinan, dan memberikan keberkahan. 

Allah menjanjikan beragam keutamaan bagi siapa saja yang rutin melaksanakan salat dhuha. Di antaranya ialah sebagai sedekah bagi seluruh persendian tubuh, tercukupi kebutuhan hingga akhir hari, meraih keberuntungan cepat, dibangunkan rumah dari emas di surga, memperoleh pahala setara ibadah umrah, menggugurkan dosa sebanyak buih di lautan, serta dijauhkan dari api neraka.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

A Yahya

Serba Serbi

Artikel terkait di Serba Serbi

--- Iklan Sponsor ---