JATIMTIMES - Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PDI Perjuangan Saifuddin Zuhri berhasil 'memerahkan' Surabaya Barat, tepatnya di Kecamatan Pakal, akhir pekan lalu. Diperkirakan ada 5.000 massa yang tumpah ruah hingga ke jalan saat kampanye calon wali kota Surabaya Eri Cahyadi dan calon gubernur Jatim Tri Rismaharini disandingkan bersama.
"Jadi, dalam rangka untuk memperhatikan pentingnya kepentingan seluruh masyarakat Surabaya, maka masyarakat harus cerdas melawan kotak kosong. Ayo kita lawan kotak kosong sehingga satukan tekad menangkan Pilkada untuk kepentingan seluruh rakyat Surabaya maupun Jawa Timur," ujarnya, Selasa (15/10).
Baca Juga : Sapa Warga Glenmore, Ipuk Fiestiandani Tegaskan Komitmen Lanjutkan Pembangunan Infrastruktur di Banyuwangi
Syaifuddin Zuhri atau yang biasa akrab dipanggil Haji Ipuk mengatakan, saat ini masyarakat Surabaya harus betul-betul memahami pentingnya sosok pemimpin untuk menjalankan pemerintahan.
"Dalam pelaksanaan berbangsa dan bernegara, tentunya harus ada pemimpin yang mendapatkan legalitas atas keterpilihannya dan dipilih oleh rakyat, yang memiliki hak dalam menentukan nasibnya sendiri. Dan itu yang paling penting dipahami oleh masyarakat," jelasnya.
Menurut Haji Ipuk, penilaian sesosok Er-Ji merupakan suatu tanggung jawab besar dalam memimpin Kota Surabaya. Karena itu, Haji Ipuk mengajak seluruh masyarakat Kota Surabaya yang masuk dalam gabungan partai dan non-partai yang mempunyai kepedulian terhadap kotanya agar segera menentukan pilihannya hanya kepada Eri Cahyadi dan Armuji.
"Maka harusnya menentukan pilihannya untuk memilih Er-Ji yang legalitas sudah diakui oleh seluruh partai politik. Jadi, kotak kosong itu hanya kicauan orang yang tidak mendidik satu sitem demokrasi," bebernya.
Haji Ipuk pun memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat Surabaya agar menggunakan hak pilihnya untuk menentukan seorang pemimpin dan tidak terpancing terkait kotak kosong.
"Jangan menyerahkan hak pilihnya kepada suatu keputusan yang diatur oleh pemerintah. Karena sesungguhnya hak itu untuk menentukan nasib yang diharapkan oleh seluruh warga Kota Surabaya. Tetap pilih Eri-Armuji," ucapnya.
Baca Juga : Dua Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah UMKM Gresik Akhirnya Ditahan
Selain itu, Haji Ipuk meminta simpatisan dan para kader PDIP memilih Tri Rismaharini untuk sosok gubernur Jawa Timur. "Nomor tiga. Resik-Resik Jawa Timur," tegasnya.
Menurut Ipuk, jika terwujud kolaborasi antara Eri dan Risma, harapan masyarakat Jawa Timur untuk hidup sejahtera dan makmur bukan lagi hal yang mustahil. "Tanggal 27 November tidak boleh tidak hadir ke TPS. Eri dan Armuji nomor satu, yang gubernur nomor tiga Risma-Gus Hans," imbuhnya.