free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Permintaan KB Pria Masih di Bawah Target, BKKBN Jatim Ungkap Alasannya

Penulis : Muhammad Choirul Anwar - Editor : Yunan Helmy

09 - Oct - 2024, 10:58

Loading Placeholder
Kepala BKKBN Jatim Maria Ernawati.

JATIMTIMES - Partisipasi masyarakat  dalam program keluarga berencana (KB) pria masih tergolong rendah. Pada 2023 lalu, kesertaan KB pria tercatat 3,08 persen. Angka itu masih di bawah target yang diberikan. yakni 5,53 persen.

Dengan capaian itu, perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Jawa Timur (BKKBN Jatim) terus berupaya meningkatkan kesertaan KB pria. Pada tahun 2024 ini, target perkiraan permintaan masyarakat (PPM) KB pria sebesar 491 orang.

Baca Juga : Simak Jurus Pemprov Jatim untuk Kembangkan Industri Gim Lokal

Hingga bulan Oktober 2024  sudah tercapai 364 orang atau 74 persen dari target yang ditetapkan. Berbagai upaya strategis telah dilakukan BKKBN Jawa Timur. Di antaranya dengan diselenggarakannya kegiatan fasilitasi dan pembinaan penggerakan pelayanan KB MKJP dalam rangka pemberdayaan kelompok KB pria, 7-8 Oktober 2024.

Kegiatan ini menghadirkan beberapa narasumber ahli dalam diskusi panel, yakni dari Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Pj Pemberdayaan Ekonomi Keluarga BKKBN Jawa Timur, ketua Kelompok KB Siwalan Mesra, dan motivator KB pria Bojonegoro selaku anggota Kelompok KB Pria Sejahtera Abadi.

Ketua Tim kerja Akses Kualitas, Kualitas KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN Sofyan Rizalanda melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh perwakilan OPD KB, ketua kelompok KB pria, dan penyuluh KB dari 19 kabupaten/kota. 

"Tujuan kegiatan ini, selain untuk meningkatkan demand kesertaan KB pria, kita juga ingin kelompok KB pria menjadi pusat ekonomi baru," tutur Sofyan.

Kepala BKKBN Jatim Maria Ernawati menjelaskan beberapa alasan mengapa jumlah peserta KB Pria cenderung lebih sedikit dibandingkan peserta KB wanita. Dikatakannya, jumlah pilihan alat kontrasepsi memang lebih sedikit, yakni kondom dan vasektomi. 

Selain itu, faktor lainnya adalah karena cara pandang yang salah terhadap KB pria. "Bagaimana kita bisa mengubah mindset bahwa KB tidak hanya urusan perempuan, tetapi laki-laki juga ikut berperan," ucap Maria.

Baca Juga : Sukses Tumbuhkan Ekonomi Kreatif, Kota Kediri Terpilih Jadi Fokus Riset Brida Provinsi Jatim

Lebih lanjut, kelompok KB pria berperan penting dalam peningkatan kesertaan KB pria, terutama vasektomi, sekaligus berpotensi menjadi sasaran pengembangan upaya pemberdayaan ekonomi keluarga dalam bentuk kegiatan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA).

Menurut Kasi Pengembangan UPT Pelatihan Dinas Koperasi dan UKM Jatim Doni Handoko Retrianto, UKM berperan dalam meningkatkan kesejahteraan kelompok KB pria.

"Peran UMKM dalam meningkatkan Kesejahteraan kelompok KB pria adalah untuk meningkatkan penghasilan, keterlibatan keluarga, dan pemberdayaan diri," ucapnya.

 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Muhammad Choirul Anwar

Editor

Yunan Helmy

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---