free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

Musim Pancaroba di Wilayah Jawa Timur Terjadi Mulai Oktober 2024

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

30 - Sep - 2024, 16:20

Loading Placeholder
Ilustrasi musim pancaroba, musim transisi dari kemarau ke hujan yang diprediksi terjadi pada Oktober 2024. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan sebagian wilayah Jawa Timur akan memasuki masa peralihan atau pancaroba mulai Oktober 2024. Masa pancaroba ini merupakan transisi dari musim kemarau ke musim hujan, yang akan berlangsung di berbagai wilayah. Informasi ini disampaikan oleh BMKG melalui akun resmi Instagram @infobmkgjuanda pada Senin (30/9/2024). 

Pada masa peralihan ini, BMKG memperingatkan masyarakat mengenai potensi hujan yang bisa turun pada sore atau malam hari dengan intensitas yang bervariasi, mulai dari hujan ringan hingga lebat, disertai petir dan angin kencang. 

Baca Juga : Pendaftaran Seleksi PPPK 2024 Dibuka Besok, Catat Kategori Apa Saja yang Bisa Melamar

"Kondisi dinamika atmosfer di Jawa Timur menunjukkan bahwa suhu muka laut di perairan Jawa Timur masih hangat, dengan anomali antara -0,05 hingga 2,0 derajat. Hal ini memungkinkan terjadinya peningkatan suplai uap air di atmosfer," jelas BMKG, dikutip Jatimtimes, Senin (30/9/2024). 

BMKG juga menambahkan bahwa meskipun saat ini indeks ENSO (El Niño-Southern Oscillation) masih dalam keadaan netral, namun fenomena La Nina lemah diprediksi akan mulai terjadi pada Oktober 2024. Fenomena ini diperkirakan akan mempengaruhi pola cuaca, termasuk meningkatkan peluang terjadinya hujan yang lebih sering. 

Selain itu, BMKG memperkirakan angin monsun barat akan mulai memasuki wilayah Jawa pada November 2024. Kehadiran angin monsun barat ini akan memperkuat pembentukan awan Cumulonimbus, yang dikenal sebagai awan pembawa hujan lebat dan angin kencang. 

"Kondisi ini akan meningkatkan intensitas cuaca ekstrem di wilayah Jawa Timur, termasuk kemungkinan terjadinya hujan lebat, angin kencang, puting beliung, dan bahkan hujan es," kata BMKG dalam keterangan resminya. 

Menurut BMKG, awal musim hujan di Jawa Timur diperkirakan akan dimulai pada akhir September hingga awal Desember 2024. "Sebagian besar wilayah Jawa Timur akan memasuki musim hujan pada dasarian kedua November 2024, dan puncaknya akan terjadi pada Februari 2025," ungkap BMKG. 

BMKG juga menghimbau masyarakat untuk bersiap menghadapi musim pancaroba ini dengan melakukan berbagai langkah pencegahan. Masyarakat diimbau untuk membersihkan saluran irigasi dan sungai, memangkas pohon yang lapuk, serta menertibkan baliho-baliho semi permanen yang bisa membahayakan saat angin kencang. 

Baca Juga : Empat Tahun Menyalur Listrik ke Tetangga, Warga Singosari Dapat Program BPBL dari PLN 

Selain itu, waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir, banjir bandang, angin kencang, pohon tumbang, serta tanah longsor di wilayah dataran tinggi. 

"Kami menghimbau masyarakat agar waspada terhadap cuaca ekstrem selama masa pancaroba. Bersiaplah dengan membersihkan saluran air, memangkas pohon lapuk, dan memperkuat struktur bangunan yang rentan terhadap angin kencang," ujar BMKG. 

BMKG juga menyediakan layanan informasi cuaca yang dapat diakses masyarakat selama 24 jam. Informasi terkini tentang cuaca dapat diperoleh melalui website resmi Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda di https://stametjuanda.bmkg.go.id/, atau melalui media sosial Instagram @infobmkgjuanda. Masyarakat juga dapat menghubungi saluran telepon 24 jam di (031) 866 8989 atau melalui WhatsApp di nomor 0895 8003 00011. 

Dengan adanya informasi ini, diharapkan masyarakat Jawa Timur dapat lebih waspada dan siap menghadapi potensi cuaca ekstrem yang mungkin terjadi selama masa pancaroba dan musim hujan mendatang.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---