free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

PILKADA KOTA MALANG 2024

Pj Wali Kota Malang Minta Ada Peningkatan Partisipasi Pemilih pada Pilkada

Penulis : Riski Wijaya - Editor : A Yahya

13 - Sep - 2024, 18:19

Loading Placeholder
Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan.(Foto: Istimewa).

JATIMTIMES - Persiapan jelang gelaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Malang terus dilakukan. Hal tersebut juga turut dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Malang. Bahkan dalam ini, Pj Wali Kota Malang Iwan Kurniawan menargetkan ada penambahan jumlah partisipasi pemilih. 

Dalam hal ini, dirinya menargetkan ada efektivitas pada masyarakat yang berusia 17 tahun ke atas, atau yang biasa disebut sebagai pemilih pemula. Untuk itu, Iwan mengaku akan segera berkomunikasi dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) terkait hal tersebut. 

Baca Juga : 4 Tahun Terakhir, Pemkot Surabaya Gelontorkan 266.375 Seragam dan Perlengkapan Sekolah Gratis

"Harus ada data terkait masyarakat yang sudah bisa dan wajib memilih, misalnya usia 17. Jadi dia harus punya KTP, lha ini yang kami kejar. Jangan sampai wajib memilih tapi gak punya KTP, dan bisa jadi dia tidak bisa memilih. Atau hal yang lain," ujar Iwan. 

Iwan mengatakan, hal tersebut menjadi satu keharusan bagi Pemkot Malang sebagai salah satu stakeholder penyelenggaraan Pilkada. Dalam hal ini, ia meminta agar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol), bisa terus berkoordinasi dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU). 

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki kewajiban untuk berupaya dalam meningkatkan partisipasi pemilu. Ia pun berharap agar pada Pilkada Kota Malang mendatang, partisipasi pemilih bisa naik dan lebih tinggi saat gelaran Pemilihan Presiden (Pilpres). 

"Saya minta harus ada dengan KPU berapa target kita untuk partisipasi pemilih. Meliputi potensinya berapa, kemudian target kita berapa. Saat pilpres kemarin 80 saya minta lebih tinggi lagi, misalnya 90 atau 95 bagkan 100 persen," tutur Iwan. 

Selain itu, sosialisasi juga dinilai perlu dilakukan oleh perangkat daerah baik camat maupun lurah. Sebab menurutnya, tingkat partisipasi pemilu menjadi salah satu parameter keberhasilan pemda atas penyelenggaran pemilu di daerahnya. 

Baca Juga : Enam Tahun Buntu, Pemkot Surabaya Bongkar Tembok Jalan Tambak Wedi Baru

"Karena Pilkada bukan hanya kondusif, kenyamanan, kedamaian, tapi ukuran kinerja terhadap pemilih itu menjadi salah satu kinerja menjadi keberhasilan pilkada," tutur Iwan. 

Sosialisasi tersebut lantas menurutnya juga harus dapat dibreakdown oleh camat dan lurah kepada masyarakat di wilayahna masing-masing. Ia meyakini bahwa dengan melakukan komunikasi yang baik, maka sosialisasi pemilu akan dapat berdampak pada meningkatnya partisipasi pemilih. 

"Dengan konunikasi termasuk nanti pak kadis, pak camat itu diundang, kalau perlu sampai 57 lurah. Sebagai leveling terhadap advokasi untuk kami ke camat. Leveling, camat, lurah, masyarakat harus kita boomingkan," pungkas Iwan. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Riski Wijaya

Editor

A Yahya

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---