Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Serba Serbi

Fungsi Smart Card, Kartu Pintar yang Baru Saja Dikeluarkan Arab Saudi untuk Jemaah Haji

Penulis : Mutmainah J - Editor : A Yahya

16 - May - 2024, 07:45

Placeholder
Smart Card Haji 2024. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Musim Haji 2024 mengalami perubahan yang cukup signifikan. Pada tahun ini, para jemaah akan dilengkapi dengan inovasi terbaru dari pemerintah Arab Saudi, yaitu smart card. Kartu elektronik ini memiliki berbagai fungsi untuk menunjang kelancaran dan keamanan ibadah haji.

"Smart card ini merupakan salah satu alat yang dikeluarkan pemerintah Saudi untuk digunakan seluruh jemaah haji sebagai akses saat pelaksanaan puncak haji di Armuzna. Ini juga digunakan untuk menjaga validitas data jamaah haji yang akan melaksanakan haji tahun 2024 ini," ungkap Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief di Madinah, dilansir dari laman resmi Kemenag.

Baca Juga : Teuku Ryan Kehilangan Gairah dengan Ria Ricis karena Uang Cicilan Rumah

Hilman menambahkan bahwa Kemenag telah membagikan sebanyak 10 ribu smart card ke jemaah haji Indonesia melalui embarkasi masing-masing jemaah. Sisanya, akan dibagikan saat jemaah tiba di tanah suci.

Apa Itu Smart Card Haji

Dikutip dari laman Kementerian Agama RI, smart card haji merupakan salah satu alat yang dikeluarkan pemerintah Saudi untuk digunakan seluruh jemaah haji sebagai akses saat pelaksanaan puncak haji di Armuzna. Ini juga digunakan untuk menjaga validitas data jamaah haji yang akan melaksanakan haji tahun 2024.

Smart card haji ini seperti ID card dan sudah dilengkapi dengan QR code, sehingga bisa digunakan saat jemaah haji memasuki tempat-tempat penting seperti Masyair, Arofah, Muzdalifah, dan Mina. Pembagian smart cad ini merupakan inovasi yang dikeluarkan oleh Kerajaan Saudi dan akan berlangsung pada tahun 2024.

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua jemaah haji mendapatkan keistimewaan menggunakan kartu elektronik ini. Pada musim haji tahun 1445 Hijriah/2024 Masehi, Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mendapatkan layanan kartu tersebut dari seluruh jemaah haji di berbagai penjuru dunia.

Fungsi Smart Card Haji

Masih dari sumber yang sama, smart card berfungsi mencegah siapa pun yang nekat berhaji tanpa prosedur atau jalur resmi. Smart card juga menjadi inovasi terbaru yang dikeluarkan Pemerintah Arab Saudi pada musim haji 1445 Hijriah/2024 Masehi. Smart card berbentuk seperti Id Card dan berisi QR Code. Sehingga, ketika ada pemeriksaan dari otoritas terkait di Arab Saudi, smart card akan menampilkan data resmi jemaah.

Secara umum, fungsi utama smart card haji adalah untuk memudahkan proses identifikasi dan manajemen data jamaah haji. Kartu ini memungkinkan otoritas terkait untuk melacak keberadaan jamaah, memastikan keamanan mereka, dan menyediakan bantuan jika diperlukan. 

Selain itu, smart card haji juga memungkinkan jamaah untuk mengakses informasi penting seputar jadwal ibadah, lokasi penting, dan instruksi keamanan selama perjalanan. Tak hanya itu, smart card juga dapat digunakan saat jemaah haji memasuki tempat-tempat penting seperti Masyair, Arofah, Muzdalifah, dan Mina.

Selain efisiensi administrasi, smart card haji juga membantu meningkatkan pengalaman ibadah jamaah haji. Dengan menyediakan akses yang mudah dan cepat ke layanan dan fasilitas, kartu ini memungkinkan jamaah untuk fokus sepenuhnya pada ibadah mereka tanpa harus khawatir tentang masalah logistik atau administrasi.

Hal inilah yang menjadi alasan bahwa smart card haji sangat penting, karena dapat memfasilitasi pengelolaan dan pengawasan jamaah haji secara efisien. Dengan menyimpan informasi pribadi dan logistik dalam satu kartu, smart card memudahkan otoritas untuk memonitor keberadaan dan kebutuhan jamaah selama perjalanan haji. 

Baca Juga : Kemenkes Bakal Terapkan Sistem Kelas Rawat Inap Standar, Kepala BPJS Kesehatan Malang Minta Warga Tak Resah

Selain itu, kartu ini membantu mengurangi risiko kehilangan atau pemalsuan dokumen, meningkatkan keamanan dan keteraturan selama musim haji. Dengan demikian, penggunaan smart card haji menjadi kunci dalam meningkatkan pengalaman dan keselamatan para jamaah selama menjalankan ibadah haji. Smart card bisa menyediakan sertifikat bagi yang menyelesaikan ibadah haji dan dapat menjadi kenang-kenangan telah melakukan ibadah haji.

Cara Penggunaan Smart Card Haji

Melansir dari laman Kemenag RI, QR Code yang terdapat di dalam smart card akan discan lalu dicek kebenaran data jemaahnya. Jika sesuai datanya akan diizinkan masuk, jika tidak sesuai maka jemaah tidak diizinkan masuk Arafah untuk berhaji.

Selain itu, untuk masuk Masyair di Arafah, Muzdalifah, dan Mina, harus ada smart card haji. Termasuk saat pergeseran dari hotel menuju Arafah, setiap bus dicek satu persatu lalu dihitung berapa orang di kursi busnya, baru boleh jalan sampai ke Arafah. Jadi tidak ada penumpang gelap di jalan.

Sanksi bila Smart Card Hilang

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief, mengingatkan jemaah haji Indonesia untuk menjaga smart card haji mereka dengan baik.

Kartu elektronik ini sangat penting bagi kelancaran dan keamanan ibadah haji. Sebab, jika hilang, jemaah terancam dikenakan denda dan deportasi.

Petugas Saudi akan melakukan pemeriksaan intensif di berbagai titik menuju Makkah. Jemaah yang kedapatan tidak memiliki visa maupun smart card akan dikenakan sanksi tegas.

Sanksi tersebut berupa denda sebesar 10 ribu Riyal Saudi (Rp 43,1 juta) dan deportasi dari Arab Saudi. Bukan hanya itu, jemaah yang dideportasi juga akan dilarang kembali ke Tanah Suci selama 10 tahun.


Topik

Serba Serbi haji 2024 smart card smart card haji hilman latief



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

A Yahya