Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Survei: Hanya 38,9% Umat Muslim di Indonesia yang Tunaikan Salat 

Penulis : Binti Nikmatur - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

09 - May - 2024, 07:20

Placeholder
Ilustrasi melaksanakan salat. (Foto: iStock)

JATIMTIMES - Umat muslim sepakat bahwa salat 5 waktu hukumnya wajib. Meninggalkannya dengan sengaja adalah dosa besar. Tapi apakah seluruh umat Islam di Indonesia sudah menunaikannya?

Hasil survei Indonesia Moslem Report pada 2019 menunjukkan bahwa hanya 38,9% umat muslim yang menunaikan salat. Berikut ini data survei Indonesia Moslem Report 2019 yang diterbitkan oleh Avara Research, melansir akun X pegiat sosial sekaligus Founder and CEO of AMI Group and AMI Foundation, Azzam Mujahid Izzulhaq, Kamis (9/5). 

Baca Juga : Ryan Sebut Ria Ricis Terlalu Kurus: Ini Cara Menghadapi Suami yang Suka Body Shaming

1. Umat Islam di Indonesia yang sudah menunaikan salat 5 waktu dan selalu dilaksanakan secara berjamaah baru mencapai 2% saja.

2. Umat Islam di Indonesia yang sudah menunaikan salat 5 waktu dan sering berjamaah baru mencapai 7,7% saja.

3. Umat Islam di Indonesia yang sudah menunaikan salat 5 waktu dan kadang-kadang berjamaah mencapai 29,2%.

4. Umat Islam di Indonesia yang sering salat 5 waktu mencapai 33,8%.

5. Umat Islam di Indonesia yang kadang-kadang salat 5 waktu mencapai 26,8%.

6. Umat Islam di Indonesia yang tidak pernah salat 5 waktu mencapai 0,4%.

Grafis survei salat umat muslim di Indonesia. (Foto: X)

Grafis survei salat umat muslim di Indonesia. (Foto: X)

Dari data survei di atas, Azzam Mujahid Izzulhaq menyimpulkan bahwa umat Islam yang selalu melaksanakan salat 5 waktu baik sendirian atau pun berjamaah baru mencapai 38,9% atau 4 dari 10 orang saja. 

"Sisanya masih 'sering' dan 'kadang-kadang' saja salat 5 waktunya atau 6 dari 10 orang masih 'bolong-bolong' salatnya," jelas Azzam. 

Selain itu, Azzam juga membagikan data salat umat muslim yang ditinjau dari sisi usia/pembagian generasi. Hasilnya menunjukkan semakin dewasa usianya, maka cenderung semakin tertib dalam melaksanakan salat 5 waktu, baik sendirian maupun secara berjamaah. 

"Namun, kondisi ini berlawanan dengan generasi yang lebih muda, khususnya Gen Z dan Younger Millenial, semakin muda maka semakin 'bolong-bolong' salatnya," ungkapnya. 

Grafis salat umat muslim berdasarkan usia. (Foto: X)

Grafis salat umat muslim berdasarkan usia. (Foto: X)

Baca Juga : Hati-hati Terjerumus Dosa, Ini 4 Gaya Berhijab yang Salah Menurut Islam

Azzam pun blak-blakan mengungkap alasan menyajikan data salat umat muslim di Indonesia tersebut. 

"Maksud saya menyajikan ini adalah, diambil dari satu Rukun Islam -yaitu salat lima waktu saja yang sifatnya wajib dan mutlak bagi seluruh umat Islam, kita masih punya pekerjaan rumah yang begitu besarnya. Masih ada 61,1% saudara kita yang harus kita rayu, ajak, motivasi untuk bisa menunaikan kewajibannya," jelasnya. 

"Siapa yg akan melakukannya? Ya, seluruh komponen dari kita semua. Baik itu tradisionalis, modernis, atau pun yang fundamentalis. Yang tradisionalis, modernis dan fundamentalis menyentuh lewat jalur pendekatan kultural hingga prosedural dengan 'bahasa' yang dipahami oleh masing-masing cluster masyarakatnya," imbuh Azzam. 

Menurut Azzam, jika seluruh umat Islam di Indonesia fokus menyelesaikan masalah salat 5 waktu, maka tidak akan ada waktu untuk berdebat, saling caci dan saling hina. 

"Kita bahkan sibuk duduk bersama, membuat pemetaan dakwah. Yang tradisionalis dakwah di mana, yang modernis dakwah di mana dan yang fundamentalis dakwah di mana," katanya. 

"Targetnya dibuat, misal tahun 2025 ini yang bolong-bolong salat 5 waktunya harus berkurang minimal 5 dari 10 atau 50%-nya sudah bisa diajak shalat baik sendirian maupun berjamaah. Atau menaikkan prosentase orang yang sudah shalat 5 waktu dari sendirian menjadi kadang-kadang berjamaah atau menjadi sering berjamaah. Serius, sibuk kita. Tak sempat buang-buang waktu dan energi untuk saling membenci. Yang ada adalah saling berkolaborasi," tambahnya. 

Azzam pun menyentil soal pendakwah yang tidak mengetahui kondisi umat muslim di Indonesia. 

"Nah, jangan-jangan kita tidak punya prioritas dakwah dan tidak tahu data umat Islam di Indonesia potretnya bagaimana. Sehingga sebagian dari kita berdakwah secara sporadis, tanpa rencana. Padahal, gagal dalam berencana adalah merencanakan kegagalan," jelasnya. 

"Eit, ini baru bab shalat 5 waktu. Nanti kita buka data umat Islam di Indonesia terkait bab Membaca Al Quran misalnya. Beuh, asli tambah tidak ada waktu yang sia-sia," pungkas Azzam. 


Topik

Agama Salat salat 5 waktu Azzam Mujahid Izzulhaq



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Binti Nikmatur

Editor

Sri Kurnia Mahiruni