Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Agama

Hukum dan Tata Cara Memotong Kuku di Hari Jumat dalam Islam

Penulis : Mutmainah J - Editor : Sri Kurnia Mahiruni

03 - May - 2024, 06:26

Placeholder
Ilustrasi memotong kuku. (Foto dari internet)

JATIMTIMES - Jumat merupakan hari yang paling baik dari banyaknya hari. Terdapat sejumlah amalan yang dianjurkan bagi umat Islam untuk dilakukan pada hari Jumat. Salah satunya adalah memotong kuku.

Melansir laman resmi Nadhlatul Ulama, dijelaskan bahwa dalam pandangan fikih, memotong kuku hukumnya adalah sunnah. Dari sisi medis jelas memotong kuku lebih terkait dengan soal menjaga kebersihan dan kesehatan, di samping juga keindahan penampilan.

Baca Juga : Jadi Pembicara di Workshop ISNU, Rektor Unisma Dorong PTNU Terakreditasi Unggul

Adapun anjuran untuk memotong kuku pada hari Jumat terdapat dalam hadits yang diriwayatkan Rasulullah SAW. 

 الْحَكَّ بِهِ قَبْلَ الْغُسْلِ يُورِثُ الْبَرَصَ وَالْأَوْلَى فِي قَصِّهَا أَنْ يَكُونَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَوْ الْخَمِيسِ أَوْ الِاثْنَيْنِ

Artinya: "Disunnahkan mencuci ujung-ujung jari setelah dipotong kukunya karena ada yang mengatakan bahwa menggaruk-garuk sebelum dicuci akan menyebabkan penyakit kusta. Yang utama memotong kuku dilakukan pada hari Jumat, Kamis atau Senin," (Lihat Sulaiman Al-Jamal, Hasyiyatul Jamal, Beirut-Dar al-Fikr, juz III, halaman 361).

Meskipun dianjurkan memotong kuku dihari Jumat, bukan berarti seseorang tidak diperbolehkan untuk memotong kuku di hari-hari lain. Buya Yahya dalam sebuah ceramahnya mengatakan jika potong kuku adalah sunnah dan bisa dilakukan kapan saja.

"Potong kuku adalah sunnah. Potong kapan saja," terang Buya Yahya, dikutip dari kanal YouTube Al-Bahjah TV, Jumat (3/5/2024). 

"Cuman dihimbau kalau bisa setiap sepekan sekali, setiap Jumat," lanjutnya.

Tata Cara Memotong Kuku Menurut Islam

Melansir kanal YouTube Adi Hidayat Official, menjelaskan mengenai urutan memotong kuku sesuai sunnah seperti yang dijelaskan oleh Imam An Nawawi.

"Al-imam An-Nawawi dalam konteks memotong kuku beliau mengajarkan kepada kita khususnya ya sekarang, hari Jumat, ada Sunnah untuk memotong kuku," kata Ustaz Adi Hidayat.

Mulailah memotong kuku dari jari telunjuk kanan dan membaca basmalah terlebih dahulu.

"Maka dari 10 jari ini yang tangannya melekat pada tangan ataupun nanti yang ada di kaki kita memulai dengan yang telunjuk terlebih dahulu ini ya," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Para ulama mengajarkan kita, para ulama memulai dengan telunjuk," lanjutnya.

Sesuaikan dengan kondisi jari masing-masing, jangan terlalu dalam atau terlalu sedikit.

"Dimulai dengan telunjuk kita rapikan berkesesuaian sehingga tidak terlalu dalam juga yang bisa kita ambil sedikit misalnya," kata Ustaz Adi Hidayat.

Mengucapkan basmalah sebagai bentuk ibadah kepada Allah.

"Bismillahirrahmanirrahim, kita ucapkan bismillah untuk bisa menjadikan bagian kegiatan sebagai ibadah," terang Ustaz Adi Hidayat.

Siapkan wadah atau tisu agar bekas potongan kuku tidak berantakan.

Baca Juga : Raden Kartowibowo: Pahlawan Terlupakan dalam Sejarah Pendidikan Indonesia

"Ini sengaja saya tadahi menggunakan tisu agar juga potongan dari bagian kuku tidak kemana-mana dan nanti ada hikmahnya ada hikmahnya ya saya jelaskan dulu secara keseluruhan nanti hikmahnya di akhir saya tutupkan," katanya.

Setelah telunjuk, lanjutkan ke jari berikutnya.

"Jadi setelah dari telunjuk sini kemudian sampai dari mulai dari kelingking dari telunjuk di sini selesai maka dimulailah dilanjutkan dari kelingking kesini telunjuk selesai dan pindah ke kelingking kemudian kesini jari manis ya," jelas Ustaz Adi Hidayat.

"Jari manis, jari tengah lalu jempol. Ya mulai dari sini telunjuk, berpindah memulai dari kelingking," lanjutnya.

Ikutilah urutan memotong kuku sesuai sunnah yang telah dijelaskan oleh Ustaz Adi Hidayat.

"Dari telunjuk ke kelingking, kedua kelingking kemudian jari manis, jari tengah kemudian jempol," kata Ustaz Adi Hidayat.

"Jelas ya, lalu berpindah kemudian ke sini bagian kirinya, dimulai dari kelingking kemudian jari manis, jari tengah, telunjuk ke jempol," sambungnya.

Begitu pula jika ingin memotong kuku kaki.

"Jadi urutannya di sini telunjuk, kelingking, jari manis, jari tengah, jempol kemudian pindah kelingking jari manis, jari tengah, telunjuk kemudian jempol, demikian di kaki," ujar Ustaz Adi Hidayat.

"Ya kalau sudah selesai ini, kemudian yang tadi kita tadahi ya," sambungnya.

Sisa potongan kuku menurut Ustaz Adi Hidayat bisa dikubur atau dibungkus untuk dibuang dengan layak, tidak berantakan di mana-mana.

Setelah tuntas semua, jangan lupa ucapkan hamdalah.

"Diakhiri dengan hamdalah, niatkan sebagai ibadah dan mudah-mudahan selain tampil indah, elok, rapi juga berpahala di sisi Allah subhanallahuwataala," terang Ustaz Adi Hidayat.


Topik

Agama Potong Kuku urutan memotong kuku potong kuku secara islam Ustaz Adi Hidayat



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Mutmainah J

Editor

Sri Kurnia Mahiruni