Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hukum dan Kriminalitas

Komplotan Pencuri Sasar Sekolah di Malang, Diringkus Polisi Usai Jual Hasil Kejahatan di Medsos

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Dede Nana

16 - Apr - 2024, 14:00

Placeholder
Kapolsek Pakis AKP Sunarko Rusbiyanto (dua dari kiri) saat sesi pers rilis ungkap kasus pencurian yang menyasar sejumlah sekolah di beberapa wilayah di Kabupaten Malang yang berlangsung Selasa (16/4/2024).

JATIMTIMES - Polsek Pakis meringkus komplotan pelaku pencurian yang menyasar sejumlah sekolah dan kafe di wilayah Kabupaten Malang. Kasus pencurian dengan pemberatan (curat) tersebut terungkap usai para tersangka kedapatan menjual barang hasil curian ke media sosial (medsos) facebook.

Data kepolisian menyebutkan, komplotan pencurian yang kedapatan beraksi di lima Tempat Kejadian Perkara (TKP) tersebut beranggotakan dua orang pelaku. Masing-masing bernama M. Taufiqurohman (24) dan Soni (19). Kedua tersangka merupakan warga Desa Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang.

Baca Juga : Sosok Lettu Agam, Dokter TNI yang Diduga Selingkuh dengan 5 Wanita hingga Istrinya Dibui Usai Kasusnya Viral

"Kedua pelaku tindak pidana curat yang kami amankan ini beraksi di wilayah (Kecamatan) Pakis dan Jabung. Khususnya di wilayah sekolah-sekolah," ungkap Kapolsek Pakis AKP Sunarko Rusbiyanto, saat pers rilis pada Selasa (16/4/2024).

Dari pengakuan tersangka, keduanya beraksi di lima TKP. Di mana, empat TKP diantaranya merupakan sekolah sedangkan satu TKP lainnya merupakan kafe. "Modusnya, para tersangka membawa obeng untuk mencongkel jendela kemudian masuk. Setelahnya, para tersangka mencari beberapa barang berharga yang ada di sekolah, termasuk mencongkel beberapa lemari yang isinya juga ada laptop," jelas Sunarko.

Terbaru, aksi pencurian yang dilakukan kedua pelaku terjadi di SDN 2 Sukoanyar, Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang pada Kamis (4/4/2024) dini hari. Aksi pencurian baru diketahui saat memasuki waktu subuh oleh penjaga sekolah, saat hendak membersihkan ruang guru.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan oleh pihak sekolah ke Polsek Pakis. Sebelum dan setelahnya, komplotan pencuri tersebut juga menyasar sejumlah sekolah dan kafe. Dari berulang kali melancarkan aksinya, para pelaku berhasil membawa kabur lima unit laptop beserta doosbook, LCD dan proyektor, hingga speaker. 

"Barang hasil curian tersebut di bawa kabur ke rumahnya oleh para pelaku dengan mengendarai sarana sepeda motor," imbuh Sunarko.

Polisi yang mendapat laporan kemudian melakukan serangkaian penyelidikan. Hasilnya, saat melakukan patroli siber polisi mendapati postingan penjualan laptop di medsos dengan harga murah. Postingan tersebut mirip dengan barang yang dilaporkan hilang dicuri kepada polisi.

Baca Juga : Kasus Pelecehan Seksual Kerap Warnai Lingkungan Pendidikan, Apa Penyebabnya?

"Petugas kemudian mengajak bertransaksi dan akhirnya salah satu pelaku berhasil kami amankan," tuturnya.

Satu pelaku yang diamankan tersebut adalah M. Taufiqurohman. Di hadapan penyidik, pelaku mengaku beraksi bersama Soni yang kemudian juga turut diamankan polisi. "Mereka (kedua pelaku) pengangguran. Laptop (hasil curian) dijual dengan harga Rp 350 ribu," ujarnya.

Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP. Yakni tentang tindak pidana curat. "Sedangkan ancamannya pidana penjara paling lama 7 tahun," pungkas Sunarko.


Topik

Hukum dan Kriminalitas pencurian pencurian di sekolahan pencurian di kabupaten malang



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Dede Nana