JATIMTIMES - Sebanyak 51 kepala desa (Kmkades) mengikuti program bimbingan teknis (bimtek) digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Banyuwangi di Hotel el Royal Banyuwangi selama dua hari (19-20/12/2023).
Bimtek berlangsung setelah puluhan kades itu mengikuti pelantikan serentak di Pendopo Sabha Swagatha Blambangan Banyuwangi pada 15 Desember 2023 lalu. Yang ikut bimtek termasuk dua kades pengganti antar waktu (PAW).
Baca Juga : Hari Terakhir Pendaftaran KPPS di Kota Batu Masih Kurang Ratusan
Menurut kepala DPMD kabupaten Banyuwangi melalui pejabat struktural pemberdayaan pemdes Tri FM Witarseno program yang digelar salah satunya dimaksudkan untuk menambah kapasitas para kades dalam perencanaan pembangunan, pemberdayaan, pembinaan kemasyarakatan, maupun penyelenggaraan pemerintahan desa yang menjadi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai Kades. "Sebagian besar mereka bukan berasal dari unsur pemerintahan," ujar Tri FM.
Dia menambahkan, pihaknya sengaja menggelar bimtek agar para kades tersebut mampu membawa Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) tahun 2024 secara baik.
Jika bimtek dilakukan tahun depan, dikhawatirkan akan terjadi perubahan yang sangat frontal dan krusial karena tidak sesuai visi misi mereka. "Makanya digelar bimtek dikandung maksud kira-kira sampai akhir Desember 2023 signifikan dengan draf visi misi mereka," imbuh Tri FM.
Pelaksanaan bimtek juga melibatkan para istri kades sebagai TP-PKK, kecuali bagi kades perempuan. Yang terlibat adalah istri sekretaris desa (sekdes) mereka.
Baca Juga : Sepanjang 2023, Imigrasi Malang Tolak 543 Pengajuan Paspor dan Deportasi 25 WNA
TP-PKK memegang peran penting dalam membantu kades dalam menangani permasalahan yang ada di desa. Antara lain kemiskinan, stunting, dan angka putus sekolah.
Adapun narasumber bimtek antara lain; kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa yang memaparkan materi pokok-pokok kebijakan pemberdayaan masyarakat dan desa. "Saya memberikan materi tentang aset dan dari Inspektorat Banyuwangi menyampaikan materi tentang auditor atau pemeriksaan," pungkas Tri FM.