Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Hiburan, Seni dan Budaya

Gigit Jari, Dana Bantuan untuk Peserta Karnaval Kabupaten Malang yang Tercantum di SIPD hingga Kini Tidak Dicairkan

Penulis : Ashaq Lupito - Editor : Heryanto

06 - Nov - 2023, 10:37

Placeholder
Jalur Lingkar Barat (Jalibar) di wilayah Kepanjen Kabupaten Malang akan menjadi tempat pelaksanaan Kepanjen Culture Carnival (KCC) tahun 2023 (Foto: Google Image/mitratoday.com)

JATIMTIMES - Event Kepanjen Culture Carnival (KCC) diagendakan bakal berlangsung 25 November 2023. Namun, hingga kini anggaran senilai Rp 82,5 juta yang  tercantum dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) untuk para peserta dari perwakilan setiap kecamatan di Kabupaten Malang hingga kini belum dicairkan. Para camat yang sejak awal mendapat informasi akan menerima dana bantuan Rp 2,5 juta untuk biaya karnaval tersebut sementara terpaksa harus gigit jari. 

Menanggapi hal itu, para camat memilih untuk tidak berharap banyak dengan anggaran yang sejatinya telah diplot dalam Sistem Informasi Pemerintah Daerah (SIPD) tersebut. Sebaliknya, para camat justru bersiap merogoh kocek masing-masing guna  memeriahkan rangkaian agenda HUT Kabupaten Malang ke-1263 tersebut.

Baca Juga : Stasiun Kereta Api Madiun, Jantung Perkeretaapian yang Kaya Warisan Sejarah

Bukan tanpa alasan, mereka, para camat memilih untuk bersiap merogoh kantong pribadi lantaran acara bakal dilaksanakan kurang dari tiga pekan mendatang. Pernyataan tersebut salah satunya juga disampaikan oleh Camat Kepanjen Yateno saat dikonfirmasi, Sabtu (4/11/2023).

"Ya kalau di bantu Pemkab (Pemerintah Kabupaten) Malang Alhamdulillah, tidak dibantu Pemkab, ya sudah. Pak Camat harus keluar koceknya sendiri, karena nama kecamatan, bukan nama yang lain," tuturnya.

Sebagaimana diberitakan, event karnaval budaya ini dianggarkan khusus di Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) APBD Kabupaten Malang. Nilainya sebesar Rp 150 juta.

Sementara itu, leading sektor dalam event bergengsi ini adalah Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang.

Event yang akan berlangsung pada 25 November 2023 tersebut akan diikuti oleh 33 peserta perwakilan masing-masing kecamatan. Di mana, masing-masing peserta nantinya diberi kesempatan untuk menyuguhkan penampilan terbaiknya dalam karnaval budaya kali ini.

Sebab, dari dana Rp 150 juta yang telah disiapkan, masing-masing kecamatan akan disubsidi sebesar Rp 2,5 juta. Sehingga total anggaran yang disiapkan untuk membantu para peserta sebesar Rp 82,5 juta.

Total anggaran mencapai puluhan juta untuk masing-masing kecamatan tersebut telah tertuang dalam SIPD. Artinya, anggaran untuk para peserta perwakilan tiap kecamatan tersebut wajib direalisasikan sesuai perencanaan dalam SIPD.

"Belum tahu ada anggarannya atau tidak. Kita tidak tahu, yang penting kita sebagai ASN (Aparatur Sipil Negara) ada perintah untuk turut menyemarakkan itu (KCC), ya kita melaksanakan itu," terang Yateno.

Pejabat publik nomor satu di jajaran Kecamatan Kepanjen tersebut, mengaku legowo jika memang anggaran dalam SIPD bagi para peserta tersebut tidak direalisasikan. "Disumbang Alhamdulillah, tidak disumbang ya tidak jadi masalah, karena untuk Kabupaten Malang. Kalau yang memeriahkan bukan kita-kita, siapa lagi," ujarnya.

Baca Juga : Gunung Api Purba Nglanggeran, Ikon Wisata Gunungkidul yang Jadi Geosite UNESCO Global Geopark

Sekedar informasi, dalam pernyataannya, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Kadisparbud) Kabupaten Malang Purwoto menggagas untuk setiap kecamatan didampingi oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Hal itu dilakukan dengan tujuan agar KCC 2023 semakin meriah.

Sementara itu, jika tidak ada perubahan, Sekretaris Dewan (Sekwan) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpandu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Malang diproyeksikan akan mendampingi Kecamatan Kepanjen.

"Informasinya kalau tidak ada perubahan, Sekwan sama DPMPTSP atau (Dinas) Perizinan, atau mana saya lupa," ucap Yateno.

Meski dikabarkan akan didampingi sejumlah OPD saat penyelenggaraan KCC 2023, namun Yateno mengaku belum paham secara detil terkait keterlibatan jajaran OPD tersebut. 

"Dukung-mendukung itu ya saya masih tidak jelas dukungannya apa. Tapi yang jelas, ya yang tetap camatnya. Didukung apakah dikasih transport, atau minum, apa diberi konsumsi, ya kita belum tahu," ujarnya.

Kendati demikian, secara umum Yateno menanggapi positif akan adanya event yang bakal diadakan di wilayah pemerintahannya tersebut. Yakni diselenggarakan di kawasan Jalur Linkar Barat (Jalibar), Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang.

"Tanggapannya ya Alhamdulillah baik, karena itu event tingkat Kabupaten Malang yang ketika pandemi Covid-19 tidak diselenggarakan. Tujuannya untuk hiburan masyarakat, menghibur masyarakat sekaligus memeriahkan HUT Kabupaten Malang," tukasnya.


Topik

Hiburan, Seni dan Budaya Jalan Lingkar Barat Jalibar Dana Bantuan Karnaval SIPD Pemkab Malang Peserta Karnaval



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Ashaq Lupito

Editor

Heryanto