JATIMTIMES - Pemkot Kediri kembali menggelar lomba kelurahan dan 10 program pokok PKK tingkat Kota Kediri guna mengukur perkembangan kinerja dari seluruh kelurahan. Sebab itu, dilakukan penilaian oleh Pemkot Kediri untuk memilih wilayah kelurahan yang akan menjadi wakil Kota Kediri dalam mengikuti lomba kelurahan tingkat provinsi hingga nasional.
Hal tersebut disampaikan Imam Muttakin Kepala Bagian Pemerintahan Pemkot Kediri saat meninjau dan melakukan penilaian lomba kelurahan dan 10 program pokok PKK tingkat Kota Kediri di Kelurahan Tosaren, Selasa (14/3/2023).
Baca Juga : Musrenbang RKPD Kota Kediri, Wali Kota Sampaikan Tujuh Program Prioritas Pembangunan 2024
"Secara khusus kita mempunyai tugas bahwa tahun ini kita bisa masuk nominasi tingkat nasional. Jadi kita lakukan penilaian untuk melihat perkembangan kinerja dari kelurahan kaitannya dalam berbagai bidang yang dilombakan," ungkap Imam.
Ia menambahkan, masing-masing kecamatan mengirimkan 1 perwakilan kelurahan agar dilakukan penilaian untuk mengikuti lomba kelurahan tersebut. Terdiri dari Kecamatan Kota diwakili oleh Kelurahan Kampung Dalem, Kecamatan Pesantren diwakili Kelurahan Tosaren, dan Kecamatan Mojoroto diwakili Kelurahan Bandar Kidul.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan penilaian lapangan, wilayah mana yang memenuhi 3 aspek bidang yang dilombakan terdiri dari bidang pemerintahan, bidang kewilayahan, dan bidang kemasyarakatan. Sementara untuk Lomba Pelaksanaan 10 Program Pokok PKK akan dilakukan penilaian pada pokja I, pokja II, pokja III, pokja IV.
"Untuk teknis penilaian, para juri akan langsung menanyakan indikator-indikator penilaian yang sudah ditentukan oleh pemerintah provinsi pada masing-masing bidang, yakni bidang pemerintahan, bidang kewilayahan dan bidang kemasyarakatan. Setelah itu dari 3 kandidat ini akan mengerucut menjadi 1 yang memang memenuhi syarat untuk menjadi wakil Kota Kediri di tingkat Provinsi," ucap Imam.
Penilaian tersebut akan dilakukan selama 3 hari yaitu pada 14 hingga 16 Maret 2023 dan proses penilaian akan berlangsung sekitar satu minggu. Tim juri sendiri diambil dari perwakilan OPD di lingkungan Pemkot Kediri serta melibatkan perwakilan Polresta Kediri, ketua karang taruna Kota Kediri, Forum RT/RW dan TP PKK.
Baca Juga : Tonjolkan Inovasi Terbaik, Desa Pojok Yakin Juri Lomba Desa Kabupaten Malang 2023 Terkesan
Lebih lanjut pihaknya berharap dengan lomba kelurahan tersebut, semakin mengembangkan potensi-potensi di kelurahan untuk menyejahterakan masyarakat. Selain itu, juga untuk mendukung program kerja dari Wali Kota Kediri yaitu terkait dengan pemberdayaan masyarakat. "Semoga kegiatan ini bisa memacu kinerja kelurahan untuk mengembangkan potensi di wilayahnya. Dengan begitu kesejahteraan masyarakat juga akan meningkat," pungkasnya.