Jatim Times Network Logo
Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Peristiwa

Pelajar SMA Asal Wonodadi Blitar Ditemukan Tewas Gantung Diri, Penyebab Masih Misterius

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Nurlayla Ratri

23 - Jan - 2023, 16:02

Placeholder
Polisi melakukan olah TKP di lokasi korban DY melakukan gantung diri hingga meninggal.(Foto : Humas Polres Blitar Kota for JATIMTIMES)

JATIMTIMES- Ketenangan warga Desa Kaliboto Kecamatan Wonodadi Kabupaten Blitar mendadak dikejutkan dengan peristiwa kematian. Dilaporkan seorang remaja warga desa setempat ditemukan tak bernyawa dalam keadaan gantung diri, Senin (23/1/2023).

Informasi yang dihimpun dari kepolisian, korban tewas akibat gantung diri diketahui berinisial DY (18). Korban yang duduk di bangku SMA kelas 3 itu gantung diri mengunakan sarung di balik pintu. Korban ditemukan sekitar pukul 06.30 WIB oleh sang ayah saat hendak membangunkan korban.

Baca Juga : Pria Keturunan Asia Menjadi Tersangka dalam Insiden Penembakan di Perayaan Imlek California

Kapolsek Wonodadi, AKP Agus Tri mengatakan saat itu ayah korban memanggil-manggil korban dari luar kamar. Saat dipanggil tidak ada jawaban dari luar sehingga orang tua korban berusaha membuka pintu dari luar.

"Karena tidak ada jawaban, dia (ayah korban) kemudian memanggil istrinya dan mencoba membuka pintu kamar, namun ternyata pintu dikunci dari dalam," kata Agus Tri, Senin (23/1/2023).

Dengan segala cara orang tua korban berupaya membuka pintu kamar korban. Akhirnya pintu kamar korban berhasil dibuka dengan menggunakan linggis. Setelah pintu berhasil dibuka, kedua orang tua korban dikagetkan dengan anaknya yang tergantung menggunakan sarung yang diikatkan ke pintu.

"Ayah korban langsung membopong jenazah anaknya dan direbahkan di atas kasur. Pihak keluarga kemudian menghubungi perangkat desa dan laporan diteruskan ke Polsek Wonodadi," terangnya.

Polisi yang tiba di lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan memeriksa jenazah korban. Dari hasil pemeriksaan petugas kesehatan dan kepolisian tidak menemukan tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Korban dipastikan meninggal dunia karena gantung diri.

"Keluarga korban menerima kejadian ini sebagai musibah, dan tidak menghendaki untuk dilakukan autopsi pada korban," terang Agus.

Baca Juga : Bersama IDI, Wali Kota Madiun Gali Ide untuk Kemajuan Kota

Terkait dengan motif korban mengakhiri hidup dengan gantung diri, Agus mengaku pihaknya bersama Satreskrim Polres Blitar Kota masih melakukan pendalaman penyelidikan. Salah satu petunjuk adalah handphone  milik korban. Namun kondisi HP tersebut terkunci dan belum berhasil dibuka. 

"Kita sudah cek semua di lokasi. Tapi tidak ada pesan apapun dari korban. Hanya ada sebuah HP milik  korban namun kondisinya terkunci. Saat ini HP milik korban masih dibawa oleh Satreskrim Polres Blitar Kota," jelasnya.

Berdasarkan hasil keterangan keluarga, lanjut AKP Agus, korban sudah hampir 1 bulan tidak masuk sekolah. Kepribadian korban sehari-hari memang  tertutup dan dan tidak pernah bercerita jika ada masalah yang dihadapinya.

"Hubungan keluarga dengan korban selama ini baik-baik saja. Tidak pernah ada masalah. Kita juga kumpulkan data dari teman-teman korban dan diperoleh keterangan dari teman sekelas, korban selalu pandai menutup-nutupi jika ada masalah. Selain itu juga tidak pernah mau cerita kepada temannya,” pungkas Agus.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Nurlayla Ratri