JATIMTIMES - Akhir Januari 2023, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin berencana melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Malang.
Hal itu disampaikan Wali Kota Malang Sutiaji ketika ditemui di Balai Kota Malang usai menyerahkan penghargaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI kepada 50 pihak yang terdiri dari 21 instansi dan 29 relawan dari Perkumpulan Ikatan Luhur Nusantara (Iluna).
Baca Juga : Sakit dan Lumpuh 2 Tahun, PMI Asal Blitar Akhirnya Segera Pulang ke Tanah Air
"Jadi, beliau (Menkes RI Budi Gunadi Sadikin) ingin berkunjung langsung (ke Kota Malang). Nanti kita tunggu. Insya Allah akhir Januari (2023)," ungkap Sutiaji.
Orang nomor satu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang itu menyampaikan, capaian kekebalan kelompok atau herd immunity di Kota Malang saat ini semakin terbangun dengan sinergitas yang terjalin antara Pemkot Malang dengan berbagai pihak.
"Ini kerja bareng kerja, kolaborasi. Salah satu di antaranya dari kami ada Dinkes, puskesmas. Dari kelompok lain ada rumah sakit. Yang getol menilai adalah Kementerian Kesehatan pada rumah sakit," jelas Sutiaji.
Terlebih lagi, pada Senin (9/1/2023) kemarin, Sutiaji telah menyerahkan penghargaan Kemenkes RI kepada 21 instansi yang terdiri dari Dinas Kesehatan Kota Malang, 16 puskesmas di Kota Malang, RSI Unisma, RS Lavalette, Poltekkes Kemenkes Malang, serta 29 orang relawan Perkumpulan Iluna.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Malang Erik Setyo Santoso menambahkan, kunker Menkes Budi Gunadi Sadikin ke Kota Malang berkaitan dengan keberhasilan Pemkot Malang yang telah menjalin sinergitas dan menggerakkan berbagai instansi serta relawan dalam rangka menyukseskan kegiatan vaksinasi covid-19.
Baca Juga : Buntut Penangkapan Lukas Enembe, Massa Serang Mako Brimob hingga Bandara
"Keberhasilan Pemkot Malang untuk menggerakkan unsur ini sampai Pak Menteri Kesehatan meninjau langsung di Januari," ujar Erik.
Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPRPKP) Kota Malang itu mengatakan, nantinya hasil kunker Menkes Budi Gunadi Sadikin akan menjadi bahan replikasi di banyak daerah lainnya. "Supaya bisa direplikasi di banyak kota lain," pungkas Erik.