JATIMTIMES - Jenazah wanita yang diketahui berusia sekitar 40 tahun ditemukan mengapung dan tersangkut di pinggir Sungai Brantas, Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo, Kabupaten Tulungagung.
Kejadian ini dilaporkan oleh Imam Tauqit (45) Kepala Desa Jeli ke Polsek Karangrejo setelah penemuan, Minggu (4/12/2022) pukul 09.45 wib.
Baca Juga : Hingga Sore Ini Jumlah Pengungsi Erupsi Semeru Hampir 2.500 Orang
Kapolsek Karangrejo, AKP Sudaryanto melalui Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Anshori mengatakan awalnya jenazah tanpa identitas ini diidentifikasi sebagai Mrs X.
"Laporan ditemukan mayat tanpa identitas di Sungai Brantas, masuk Desa Jeli, Kecamatan Karangrejo," kata Anshori.
Awalnya, saksi Siswanto (47) yang sehari-hari bekerja di tambangan melihat sesosok mayat yang terapung di pinggir sungai.
"Lokasinya berada di sebelah barat, tersangkut di kayu," ujarnya.
Selanjutnya Siswanto memberi tahu Sumani (57) Kasun Desa Jeli untuk mengecek dan ternyata benar bahwa ada sesosok mayat tanpa identitas.
"Mayat dengan jenis kelamin perempuan mengapung di pinggir Sungai Brantas sebelah barat tanpa mengenakan pakaian," ungkap Anshori.
Dari hasil pemeriksaan tim Inafis Polres Tulungagung dan Puskesmas Karangrejo, dugaan awal korban meninggal dunia karena tenggelam di sungai.
"Setelah dilakukan pemeriksaan, mayat sudah bisa diidentifikasi," imbuhnya.
Baca Juga : Status Gunung Semeru Awas, Hujan Abu di Kabupaten Malang Mulai Surut
Identitas jenazah atas nama Sriatun (39) dari Desa Lemahbang, Kecamatan Bendo, Kabupaten Magetan.
"Selanjutnya unit Reskrim Polsek Karangrejo melaksanakan koordinasi dengan Polsek Bendo Kabupaten Magetan," jelasnya.
Hingga saat ini, selain karena tenggelam belum ada konfirmasi dari pihak berwajib apa penyebab kematian Sriatun sehingga ditemukan di Sungai Brantas.