JATIMTIMES - Sebuah rekaman CCTV yang beredar di media sosial memperlihatkan imam masjid yang tengah memimpin salat dipukul oleh makmumnya.
Video itu pertama diunggah Instagram @bekasi_24_jam. Paristiwa ini disebut terjadi di Pondok Gede, Bekasi.
Baca Juga : Hindari Bergadang, Rasulullah Tak Menyukainya
Dalam video yang berdurasi dua menit 50 detik itu, tampak posisi pelaku berada di shaf atau barisan pertama belakang imam. Terlihat juga dalam video itu pelaku mengenakan baju batik lengan pendek.
Di rekaman CCTV itu,salat berjamaah tersebut tampak normal hingga saat imam membaca Surat Al Fatihah. Belum selesai membaca Al Fatihah, pelaku kemudian mendorong dan memukul imam. Sontak jamaah salat bubar dan segera memisahkan keduanya.
Dalam keterangannya, pihak Polsek Pondok Gede, Bekasi, menyebut peristiwa itu terjadi pada Kamis (1/12/2022) saat tengah menjalankan ibadah salat magrib di Masjid Ar Rahman, Pondok Gede, Kota Bekasi. Hanya, videonya beredar di media sosial baru-baru ini.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco Wijaya Simbolong mengungkapkan, sehubungan dengan adanya video viral di media sosial itu, pihaknya telah memanggil korban dan pelaku untuk dimintai klarifikasi.
Dari hasil penyidikan pada Jumat (2/12/2022) malam, Polsek Pondok Gede menyebut pelaku mengalami gangguan depresi. "Motif sementara dari keterangan saksi, ada gangguan depresi yang dialami oleh pelaku," ujar Herman.
Kasus pemukulan terhadap imam masjid bernama Sulaeman (51) yang dilakukan jamaah bernama SK (71) itu pun berujung damai. Kesepakatan damai kedua belah pihak tercapai pasca-menjalani mediasi di Polsek Pondok Gede.
Baca Juga : Kesal Pesanan Tak Sesuai, Tetangga Bakar Kasur hingga Menjalar ke Gudang Dekorasi
"Saya mengklarifikasi kejadian kemarin itu dan kami sudah mufakat akan memaafkan,” ucap Sulaeman, seperti dilansir akun Instagram @bekasi_24_jam.
Sulaeman mengatakan dirinya memahami kondisi pelaku yang diduga menjalani perawatan sakit. Apalagi, pelaku juga disebutnya aktif pada kegiatan di masjid tersebut.
“Kami maklum bahwa memang dia dalam perawatan sakit. Oleh karena itu juga, kami sepakat jalan mufakat," tutur Sulaeman.