JATIMTIMES - Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang kini memiliki memiliki nahkoda baru. Eko Sya yang sebelumnya menjadi Sekretaris Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Malang, kini telah dilantik Wali Kota Malang menjadi Kepala Diskopindag Kota Malang. Sejumlah inovasi maupun program strategis bakal dijalankan Eko Sya.
Dijelaskannya, terdapat beberapa program prioritas yang dijalankan, salah satunya adalah Gerakan Belanja Kembali ke Pasar Rakyat. Menurut Eko, hal ini penting untuk menggeliatkan pasar dengan banyaknya konsumen yang berbelanja.
Baca Juga : Presiden Jokowi Terima Kunjungan Mantan PM Inggris Tony Blair, Begini Hasilnya
Dengan begitu, roda perekonomian akan semakin aktif berputar dan tentu kesejahteraan masyarakat, khususnya para pedagang akan terwujud. Hal ini tentu sejalan dengan visi misi Wali Kota Malang yang ingin mewujudkan kesejahteraan bagi warga Kota Malang.
Untuk menarik konsumen agar tertarik berbelanja ke pasar, berbagai upaya terus dilakukan Diskopindag Kota Malang. Mulai dari menyiapkan sarana-prasarana yang representatif dengan revitalisasi pasar sehingga menjadi lebih nyaman, kemudian mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk berbelanja ke pasar rakyat dan beberapa hal lainnya.
Selain itu, untuk meramaikan pasar juga akan dibuat sebuah event-event atau kegiatan yang akan menjadi magnet untuk menarik konsumen berbelanja ke pasar rakyat. Tentu, kegiatannya akan terkonsep dengan baik, sehingga dapat diterapkan di semua pasar di Kota Malang.
"Filosofi dasar, kalau di kampung ada wayang pasti banyak yang nonton, pasti banyak yang jualan. Sehingga event-event ini perlu sekali," jelasnya.
Baca Juga : Wali Kota Sutiaji Dorong Penurunan Stunting melalui Kelurahan STBM
Event yang digelar untuk menarik massa atau konsumen berbelanja ke pasar rakyat, dijelaskan Eko Sya berbagai macam jenisnya. Bisa saja digelar kegiatan jalan sehat, kegiatan terkait musik, kegiatan olahraga, kemudian dibuat sebuah promo menarik di pasar dan yang lainnya.
"Selain itu dari sisi SDM juga ditingkatkan, para pedagang pasar diberikan pengetahuan yang lebih baik. Misalnya dalam pelayanan terhadap konsumen melalui Program Sepasar Pedas (Sekolah Pasar Pedagang Cerdas)," pungkasnya.