JATIMTIMES - Pemerintah Desa (Pemdes) Senggreng saat ini tengah menjadi perhatian. Itu karena inovasi pelayanan administrasi kependudukan bertajuk Pecel Tempe Mendoan mendapat apresiasi dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Ditjen Dukcapil), Gubernur Jawa Timur (Jatim) Khofifah Indar Parawansa, maupun masyarakat lewat video viralnya yang dibikin JatimTIMES Network.
Inovasi layanan publik Pecel Tempe Mendoan kembali mendapat apresiasi. Kali ini apresiasi dari Bupati Malang HM. Sanusi.
Baca Juga : Cuaca Ekstrem, Petani Harus Paham Mitigasi Cuaca dan Hama
Apresiasi tersebut diwujudkan dengan memberikan satu unit motor yang nantinya diharapkan bisa digunakan sebagai armada dalam inovasi layanan tentang administrasi kependudukan (adminduk) tersebut. Satu unit motor tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Sanusi kepada Kepala Desa (Kades) Senggreng Rendyta Witrayani Setyawan di Kantor Desa Senggreng, Senin (15/8/2022) malam.
Dengan apresiasi tersebut, Sanusi berharap agar program yang telah resmi di-launching pada Jumat (12/8/2022) lalu itu bisa berjalan dengan baik. Bupati menilai bahwa saat ini pihak Pemdes Senggreng perlu melakukan sosialisasi lebih gencar. Tujuannya agar masyarakat tahu ada inovasi layanan publik yang dapat mempermudah pengurusan adminduk.
"Selain itu, kami berharap desa lain ikut berlomba dan berpartisipasi dalam menciptakan inovasi. Baik itu inovasi dalam bentuk pelayanan publik adminduk, wisata atau perikanan dan peternakan," ucap Sanusi.
Sanusi menegaskan Pemkab Malang berkomitmen untuk mendukung segala bentuk program yang diinisiasi kades maupun pejabat lain. Salah satunya dengan memberikan apresiasi seperti itu. Selain itu, pemberian apresiasi atas munculnya inovasi-inovasi telah beberapa kali dilakukan.
"Setiap kepala desa atau camat yang berprestasi dan menciptakan inovasi, kita beri apresiasi. Sebelumnya camat Wagir juga kami beri apresiasi motor trail karena telah membuat inovasi sehingga masyarakat tidak harus mengambil surat di kecamatan, tetapi cukup ke desa. Kali ini apresiasi juga kami berikan kepada kades Senggreng yang mampu membuat inovasi pelayanan publik Pecel Tempe Mendoan," terang Sanusi.
Kades Senggreng Rendyta Witrayani Setyawan menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan langsung oleh Bupati Sanusi, Gubernur Khofifah, maupun Ditjen Dukcapil. Setelah ini, kades perempuan ini berkomitmen untuk lebih gencar melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Mulai dari sekolah-sekolah, perkumpulan ibu-ibu PKK, masyarakat hingga kepada petani.
Baca Juga : Pemkab Malang Usulkan Ribuan PTT Jadi PPPK
"Kami juga akan memberikan blangko adminduk kepada RT dan RW. Sehingga masyarakat yang membutuhkan pelayanan tinggal meminta blangko ke RT dan RW. Nantinya petugas pelayanan Pecel Tempe Mendoan akan datang ke rumah pemohon mengambil berkas kelengkapannya," ujar wanita berparas ayu ini.
Soal motor pemberian bupati Malang, Rendyta akan memanfaatkan sebaik-baiknya untuk memberi pelayanan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat puas dan terbantu dalam pengurusan adminduk. Dengan demikian, sudah ada tiga unit motor yang dijadikan armada dalam pelayanan tersebut.
Sebagai informasi, inovasi layanan Pecel Tempe Mendoan ini merupakan singkatan dari Pelayanan Cepat Tanpa Meninggalkan Kerjoan. Inovasi tersebut diinisasi agar masyarakat Desa Senggreng bisa mendapatkan kebutuhan adminduknya dari rumah. Sebab dalam pelaksanaannya, petugas yang diberi nama Si Jumat akan datang ke rumah warga yang membutuhkan layanan adminduk. Sesuai namanya, Si Jumat akan mendatangi rumah pemohon setiap Jumat setelah sebelumnya menghubungi melalui nomor yang telah disediakan.
Sebelumnya, sehari setelah di-launching, inovasi Pecel Tempe Mendoan juga diapresiasi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Bahkan melalui akun Instagramnya, @khofifah.ip, gubernur mengunggah video hasil liputan JatimTIMES dan menyatakan dua jempol untuk Pemdes Senggreng atas inovasinya.