JATIMTIMES - Jajaran pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Glagah bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Kepala Desa / Lurah dan Tokoh Masyarakat Se Kecamatan Glagah menggelar penyembelihan hewan kurban pada Idul Adha 1443 H di Masjid Nurul Huda Desa Kemiren, Kecamatan Glagah, Banyuwangi pada Senin (11/07/2022).
Menurut KH Marfu’ Ali, Ketua MUI Kecamatan Glagah program yang dilaksanakan merupakan dakwah bil hal dan ajakan bagi umat Islam dalam melaksanakan salah satu ibadah dalam Idul Adha yang fadilah dan pahalanya sangat besar.
Baca Juga : Dyah Roro Esti Salurkan Hewan Kurban di Gresik dan Lamongan
Kiai asal Desa Paspan itu menuturkan pihaknya merasa bersyukur pada tahap awal ini mampu menyembelih satu ekor sapi.
"Ke depan jajaran pengurus MUI berupaya untuk meningkatkan jumlah hewan kurban dan akan disembelih di desa/kelurahan yang lain. Harapannya semakin tumbuh ya kesadaran umat Islam untuk melaksanakan kurban baik individu bagi yang mampu maupun secara patungan atau syirkah," jelas Kiai Marfu'.
Lebih lanjut dia menambahkan pihaknya memberikan apresiasi atas dukungan camat beserta Forkopimcam Glagah dalam mewujudkan kelancaran dan kesuksesan program kerja MUI Glagah selama ini.
Sementara Nanik Machrufi, Camat Glagah mengungkapkan rasa salutnya atas guyub rukun rukun dan kompak ormas Islam baik Nahdatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) dalam menjaga dan memelihara kondusivitas wilayah kecamatan Glagah.
"Kami mengapreasi dan menyampaikan terima kasih atas suksesnya pelaksanaan penyembelihan kurban yang pertama kali hari ini. Program baik ini akan kami tindak lanjuti dengan meminta agar para Kades /Lurah di Kecamatan Glagah mampu mengajak warganya untuk melaksanakan ibadah kurban pada Idul Adha mendatang," jelas Nanik.
Baca Juga : Idul Adha, RPH Dimoro Kota Blitar Potong 90 Ekor Sapi
Lebih lanjut mantan Camat Rogojampi itu menuturkan program yang dilaksanakan bersama MUI dan TNI/Polri di wilayah Glagah merupakan proyek percontohan bagi warga yang lain dalam melaksanakan kurban dalam Idul Adha.
“Kalau toh belum mampu kurban sendiri bisa melaksanakan secara bersama-sama. Ini di dalamnya ada nilai kebersamaan dan kekompakan antar semua elemen yang ada di masyarakat. Sekali terima kasih mudah-mudahan apa yang dilaksanakan MUI mampu menjadi contoh di wilayah yang lain,” jelas Camat berkacamata tersebut.
Ke depan, lanjut sinergitas dan kebersamaan antara jajaran pengurus MUI bersama Forpimka dan ormas Islam di Glagah bisa dikembangkan untuk bidang-bidang keumatan lain serta mampu membantu pemerintah dalam membangun dan mewujudkan Banyuwangi yang lebih baik.