05/12/2022 Operasi Patuh Semeru 2022 di Tulungagung Hanya Tindak 500 Pelanggar Tiap Hari | Jatim TIMES

Operasi Patuh Semeru 2022 di Tulungagung Hanya Tindak 500 Pelanggar Tiap Hari

Jun 18, 2022 15:52
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan. (Foto: Ahmad for TulungagungTIMES)
Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan. (Foto: Ahmad for TulungagungTIMES)

Pewarta: Muhamad Muhsin Sururi | Editor: Yunan Helmy

JATIMTIMES - Operasi Patuh Semeru 2022 di Tulungagung sudah berjalan hampir satu mnggu. Data yang dicatat oleh Satlantas Polres Tulungagung, rata-rata dalam satu hari hanya mampu menindak 500 pelanggar lalu lintas. Artinya hanya setengah dari target yang ditentukan, yaitu 1.000 pelanggar perhari.

"Dalam sehari sebanyak 500 pelanggar. Sampai 16 Juni 2022 kemarin sudah ada sekitar 2 ribuan surat konfirmasi yang kita kirim ke pelanggar lalu lintas," kata Kasat Lantas Polres Tulungagung AKP Muhammad Bayu Agustyan.

Baca Juga : Hadapi Arema FC, Persikabo 1973 Antisipasi Faktor Non-Teknis

Menurut kasat lantas, dari penindakan pelanggaran lalu lintas yang dilakukan, pelanggaran terbanyak didominasi pelanggar yang tidak memakai helm. Disusul oleh pelanggar marka lalu lintas atau melanggar traffic light.

Kegiatan Operasi Patuh Semeru 2022 dilakukan sampai wilayah perbatasan Tulungagung hingga wilayah-wilayah yang sering terjadi kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

"Penindakan pelanggar lalu lintas yang banyak pakai mobil Incar ditambah dengan E-TLE statistik yang ada di simpang empat Tamanan," terangnya.

Meski mayoritas penindakan pelanggar lalu lintas dilakukan secara elektronik, sebut Bayu, penindakan dengan tilang manual juga tetap ada, yaitu kepada pelanggar yang menggunakan knalpot brong dan indikasi balap liar.

Penindakan tilang manual tetap dilakukan, dikarenakan knalpot brong belum bisa terdeteksi oleh E-TLE maupun Incar. "Tentunya lebih sedikit prosenteasinya, jadi yang lebih banyak yang tertangkap atau capture oleh E-TLE maupun Incar perhari kurang lebih 500," ungkapnya.

Baca Juga : Lulus 100 Persen, MTsN 2 Kota Malang Wisuda 207 Siswa

Meski belum memenuhi dari target yang ditentukan yaitu per hari 1.000 pelanggar, Bayu mengaku akan lebih meningkatkan lagi pelaksanaan Operasi Patuh Semeru 2022. Selain itu, rendahnya pelanggar lalu lintas di Tulungagung bisa diartikan bahwa masyarakat sudah semakin tertib berlalu lintas.

"Mungkin karena adanya himbauan kita dari awal itu menekan masyarakat untuk tidak melanggar, sehingga penindakan kita juga berkurang atau sedikit," tutupnya.

Judul berita Operasi Patuh Semeru 2022 di Tulungagung Hanya Tindak 500 Pelanggar Tiap Hari.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Operasi Patuh Semeru Polres Tulungagung

Berita Lainnya