free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

HUT Kota Malang ke-108, Waka DPRD: Perencanaan Pembangunan Harus Berumur Panjang

Penulis : Tubagus Achmad - Editor : Pipit Anggraeni

01 - Apr - 2022, 04:13

Loading Placeholder
Wakil Ketua II DPRD Kota Malang dari Fraksi PKS Asmualik saat ditemui pewarta usai menghadiri rapat paripurna DPRD Kota Malang dalam rangka HUT Kota Malang ke-108 tahun, Kamis (31/3/2022). (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

JATIMTIMES - Pada momentum Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Malang ke-108 tahun yang diperingati setiap tanggal 1 April ini, Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang Asmualik menyampaikan ucapan selamat untuk Kota Pendidikan yang kini telah genap berumur 108 tahun. 

Anggota DPRD Kota Malang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu mengatakan, di momentum umur 108 tahun ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang harus memiliki perencanaan pembangunan Kota Malang agar dapat bertahan dan berumur panjang. 

Baca Juga : Banyuwangi Tuntaskan Seleksi Calon Anggota Paskibraka Tahun 2022

Pasalnya, umur 108 tahun merupakan umur bagi sebuah daerah yang sudah cukup tua. Menurutnya, Kota Malang ini memang dibuat untuk masa yang panjang dengan keberagaman yang ada di dalamnya. 

"Artinya perencanaan yang ada di Kota Malang ini harus berumur panjang. Sehingga penataan apapun yang ada di Kota Malang ini harus memikirkan anak cucu," ungkap Asmualik kepada JatimTIMES.com, Kamis (31/3/2022). 

Anggota DPRD Kota Malang Fraksi PKS yang terpilih dari daerah pemilihan (dapil) Kecamatan Blimbing ini menuturkan, selain perencanaan pembangunan yang harus berumur panjang, pihaknya mengingatkan bahwa keseimbangan keuangan daerah juga harus menjadi salah satu fokus pembangunan sebuah daerah. 

"Jangan sampai pelayanan masyarakat terganggu gara-gara penyesuaian keuangan kita kurang bagus," kata Asmualik. 

Pihaknya pun memberikan contoh, semisal terdapat beberapa ruas jalan di Kota Malang yang itu merupakan domain dari Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berlubang, namun kondisi anggaran keuangan daerah tidak mencukupi untuk dilakukan pembenahan jalan berlubang.

"Berarti kan ini perencanaannya yang kurang jadi ke depan harus diperbaiki lagi keseimbangan keuangannya, sehingga mana yang lebih membutuhkan dan yang penting itu ada dana yang bisa digunakan," terang Asmualik. 

Pada intinya, pihaknya tidak menginginkan masyarakat dirugikan akibat perencanaan pembangunan dan pengaturan anggaran keuangan daerah yang lemah. Namun, pihaknya menginginkan perencanaan pembangunan terbaik yang dapat mengatasi  masalah-masalah di Kota Malang. 

Kemudian, perencanaan pembangunan dan praktik di lapangan harus sesuai dengan apa yang sudah tertuang di dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Malang yang disesuaikan dengan keseimbangan anggaran keuangan daerah. 

Baca Juga : HUT ke-108 Kota Malang, DPRD: Kota Malang Sudah Harus Menjadi Kota Metropolitan Berbasis Budaya

"Sehingga tidak terjadi petaka bagi masyarakat. Kemudian juga memperkuat basis penataan Kota Malang ke depan," tutur Asmualik. 

Terlebih lagi, Pemkot Malang juga telah mengusulkan kepada DPRD Kota Malang untuk melakukan penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Malang. Asmualik pun mengimbau agar semua pihak berhati-hati dalam penyusunan Perda RTRW Kota Malang ke depan. 

"Ini kalau nggak hati-hati, ini bisa bermasalah ke depan. Dulu malang jarang terdengar banjir besar, sekarang ini ada banjir. Lah ini kan berarti RTRW kita harus bisa mengatasi itu juga," kata Asmualik. 

Sementara itu, pihaknya pun juga mengapresiasi langkah-langkah dari Pemkot Malang, khususnya dalam hal pembangunan di bidang infrastruktur. Seperti pembangunan sekolah baru, jembatan, hingga fasilitas lainnya untuk menunjang kegiatan masyarakat Kota Malang. 

Pihaknya pun berharap, ke depan Kota Malang semakin memberikan kenyamanan bagi masyarakat untuk tempat tinggal. Kemudian Kota Malang yang dikenal sebagai kota pendidikan juga harus dijaga agar terus berlangsung dan berkesinambungan. 

"Kota Malang ini miniatur Indonesia, artinya semua orang yang ada di Indonesia itu bisa hidup di Kota Malang dan sampai saat ini aman, nyaman dan harmonis. Ini harus tetap dijaga, karena ini kualitas kita dalam mengelola Kota Malang," pungkas Asmualik. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Tubagus Achmad

Editor

Pipit Anggraeni

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---