Warga di Jombang Pergoki Tukang Becak saat Setubuhi Bocah SD | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Warga di Jombang Pergoki Tukang Becak saat Setubuhi Bocah SD

Mar 31, 2022 12:38
Pelaku persetubuhan. (istimewa)
Pelaku persetubuhan. (istimewa)

JATIMTIMES  - Seorang tukang becak di Jombang, Slamet, tertangkap tangan tetangganya saat sedang mencabuli bocah berusia 7 tahun. Kakek berusia 62 tahun itu mengaku telah dua  kali menyetubuhi siswa kelas 1 SD itu.

Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Teguh Setiawan mengatakan, Slamet merupakan warga Kecamatan Diwek. Dia sehari-hari bekerja sebagai tukang becak yang kerap mengantarkan korban dan anak-anak lain di desanya ke sekolah.

Baca Juga : Lagi, Pengedar Sabu di Tulungagung Ditangkap Polisi, Kali Ini Pelakunya Adalah "Codot"

Hubungan Slamet dan keluarga korban dikenal baik. Bahkan Slamet kerap berkunjung ke rumah siswi SD itu. Keakraban Slamet dengan keluarga korban dimanfaatkannya untuk berbuat cabul.

"Warga di situ tidak ada curiga terhadap yang bersangkutan dengan pekerjaannya sebagai tukang becak. Namun, kondisi itu  dimanfatkan tersangka untuk berbuat cabul," ungkapnya saat dikonfirmasi wartawan, Kamis (31/03/2022).

Aksi bejat pelaku terakhir  dilakukan sepekan lalu, saat berkunjung ke rumah korban. Melihat orang tua korban berada di belakang, Slamet langsung menghampiri korban di kamarnya.

Kakek berusia 62 tahun itu langsung menindih tubuh korban dan menciuminya. Namun aksi cabul pelaku kepergok tetangga korban yang sedang  berada di lokasi.

"Seminggu lalu, yang bersangkutan tertangkap tangan di rumahnya korban itu dilihat oleh tetangga sedang menindih dan menciumi badan korban," kata Teguh.

Mengetahui aksi bejat tersebut, warga di lokasi langsung membawa Slamet ke kantor desa. Di situ, pelaku mengakui tindakan cabul yang dilakukan terhadap korban.

Lantas, orang tua korban melaporkan Slamet ke Satreskrim Polres Jombang. Dikatakan Teguh, dari hasil visum, terdapat robekan di kemaluan korban. Berdasarkan alat bukti itu, Slamet akhirnya diamankan polisi pada Senin (28/03/2022).

Baca Juga : Usai Pesta Miras, Siswa SMP di Jember Aniaya Temannya

Kepada penyidik, Slamet mengaku dua kali menyetubuhi korban. Persetubuhan dilakukan salah satunya di kebun di lingkungan desanya. "Yang bersangkutan mengakui dua kali melakukan persetubuhan," tandas kasat reskrim.

Aksi bejat tersebut dilakukan sejak Desember 2021 hingga Januari 2022. Pelaku kerap memberikan uang dan makanan untuk merayu korban agar mau disetubuhi dan dicabuli.

"Pelaku melampiaskan nafsunya ke korban karena sudah 10 tahun tidak berhubungan badan dengan istrinya," kata Teguh.

Slamet saat ini telah meringkuk di sel tahanan Polres Jombang. Polisi menjeratnya dengan Pasal 81 Ayat (2) UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang perlindungan anak. Ancaman 15 tahun penjara kini telah menanti Slamet.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kasus Pencabulan Polres Jombang

Berita Lainnya