JATIMTIMES - Nasib tragis dialami bocah 8 tahun asal Desa Mronjo, Kecamatan Selopuro, Kabupaten Blitar. Bocah bernama Bagus Satria itu dilaporkan hanyut di Sungai Brantas desa setempat, Rabu (23/3/2022). Hingga berita ini ditulis keberadaan korban masih belum ditemukan.
Informasi yang dihimpun dari kepolisian, korban tenggelam saat sedang memancing di pinggir aliran Sungai Brantas bersama dua orang temannya. Di pinggir sungai, ditemukan sandal dan alat pancing yang digunakan korban.
Baca Juga : Bejat, Tukang Bajak Sawah di Tulungagung ini Pacari Ibu yang Jadi TKW dan Setubuhi Anak Tiri
‘’Korban mencari ikan di pinggir Sungai Brantas bersama dua orang temanya. Kemudian korban terpeleset dan hanyut di sungai,’’ kata Kapolsek Selopuro, Iptu Suhartono.
Suhartono menambahkan, saat itu arus Sungai Brantas cukup deras karena baru saja ada flushing atau pladu.
‘’Korban langsung hanyut di sungai karena arus sungai saat itu cukup deras. Arus cukup deras karena baru saja ada flushing,’’ terangnya.
Dua teman yang mengetahui korban hanyut di sungai panik. Mereka mengalami panik karena tak mungkin melakukan penyelamatan. Dua teman korban kemudian memberitahukan kejadian ini kepada warga sekitar.
Baca Juga : Gus Yani Berharap HKTI Jadi Penyambung Lidah Petani Tambak di Gresik
Warga yang menerima laporan kemudian meneruskan melapor ke kepolisian. Polisi melanjutkan laporan dengan menghubungi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Blitar.
"Saat ini proses pencarian masih terus dilakukan oleh petugas gabungan. Karena cuaca buruk pencarian kami hentikan pukul 17.00 WIB. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi," pungkas Suhartono.