Siaga Omicron, Setda Kota Kediri: Dibutuhkan Peran Serta Pelaku Usaha | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Siaga Omicron, Setda Kota Kediri: Dibutuhkan Peran Serta Pelaku Usaha

Feb 10, 2022 20:13
Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit saat memberikan arahan kepada para pelaku usaha, bertempat di ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri. (Foto: Dok Pemkot Kediri)
Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit saat memberikan arahan kepada para pelaku usaha, bertempat di ruang Joyoboyo, Balaikota Kediri. (Foto: Dok Pemkot Kediri)

JATIMTIMES - Ancaman Covid-19 varian Omicron dinilai sangat meresahkan. Mengantisipasi terjadi lonjakan kasus yang signifikan, Pemerintah Kota Kediri ajak para pelaku usaha di Kota Kediri turut berperan serta dalam upaya pengendalian pandemi Covid-19.

Seperti yang diungkapkan oleh Sekretaris Daerah Kota Kediri, Bagus Alit saat memberikan arahan kepada para pelaku usaha, bertempat di ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri.

Baca Juga : Wujudkan Kota Tanpa Sampah, Pemkot Kediri Gandeng ECOTON 

"Seperti yang kita telah tahu bahwa Covid-19 varian Omicron ini memiliki gejala yang relatif ringan, namun perlu kita waspadai penyebaran dari varian ini sangat cepat. Jadi perlu sinergi dari kita semua guna mengantispasi lonjakan kasus Covid-19 di Kota Kediri," tuturnya kepada para pelaku usaha, baik yang hadir secara luring maupun daring, Kamis, (10/2).

Lebih lanjut, pihaknya juga mewanti-wanti kepada para pelaku usaha baik dari sektor perdagangan, industri, cafe/restoran, hotel, jasa wisata, supermarket, pusat perbelanjaan, dealer dan semacamnya, supaya tertib dalam penegakan disiplin protokol kesehatan terutama penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

"Wajib menegakkan protokol kesehatan, terutama masker. Selain itu, sesuai arahan dari pusat dan Wali Kota Kediri, penggunaan aplikasi PeduliLindungi harus dijalankan dengan baik," urainya.

"Jika ternyata ada yang belum vaksin, jangan diizinkan untuk masuk. Memang berat, untuk itu perlu sinergi dari kita bersama untuk mensukseskan hal ini," ucap Bagus.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga mensosialisasikan kebijakan-kebijakan PPKM Level 3 Kota Kediri yang tertuang dalam SK Walikota Kediri Nomor 188.45/60/419.033/2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3 Covid-19. 

Baca Juga : Realisasi Kerjasama Koni Banyuwangi– Uniba, Sejarah Baru Pembinaan Cabor Berbasis Sport Science

"Saat ini yang perlu menjadi perhatian kita bersama adalah anak-anak, sebab belakangan ini anak-anak merupakan kelompok yang sangat rentan tertular. Untuk itulah kenapa Pemerintah Kota Kediri mengambil kebijakan penutupan taman-taman/tempat bermain hingga pelaksanaan pembelajaran secara daring," tandasnya.

Meski begitu, kebijakan yang diambil ini tetap membolehkan para pelaku usaha untuk membuka usahanya, namun dengan pengetatan dan pembatasan-pembatasan yang harus dipatuhi. Mulai dari kapasitas pengunjung hingga waktu operasional.

"Pemerintah pusat memprediksi gelombang Covid-19 ini akan mencapai puncak di akhir Februari, meski demikian perlu sinergi dari masyarakat terutama para pelaku usaha untuk mensukseskan upaya penanganan Covid-19 ini supaya semua segera terkendali dan keadaan bisa kembali normal," pungkas Bagus.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kasus Covid 19 kasus covid 19 kediri

Berita Lainnya