08/12/2022 Perkuat Nuansa Heritage, MWC Mejeng di Pertokoan Kayutangan Setiap Akhir Pekan | Jatim TIMES

Perkuat Nuansa Heritage, MWC Mejeng di Pertokoan Kayutangan Setiap Akhir Pekan

Jan 22, 2022 19:55
Deretan mobil jip kuno dari Malang Willys Club (MWC) yang berjejer di kawasan Kayutangan Heritage, tepatnya di sekitar Pertokoan Kayutangan. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)
Deretan mobil jip kuno dari Malang Willys Club (MWC) yang berjejer di kawasan Kayutangan Heritage, tepatnya di sekitar Pertokoan Kayutangan. (Foto: Tubagus Achmad/JatimTIMES)

Pewarta: Tubagus Achmad | Editor: Sri Kurnia Mahiruni

JATIMTIMES - Sebagai upaya mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam memperkuat nuansa heritage di kawasan Kayutangan Heritage, komunitas jip kuno yakni Malang Willys Club (MWC) mulai mejeng di kawasan Kayutangan Heritage setiap akhir pekan. 

Ketua MWC Malang Raya Loekito Rahardjo menyampaikan, untuk kegiatan rutin meramaikan kawasan Kayutangan Heritage pihaknya telah menjadwalkan pada hari Jumat malam setiap pekan di kawasan Tugu Chairil Anwar dan Pertokoan Kayutangan. 

Baca Juga : Kapolres Lumajang Pastikan Proses Hukum kepada Hadfana Firdaus Jalan Terus

Loekito menuturkan, pihaknya hadir bersama anggotanya di kawasan Kayutangan Heritage juga merupakan salah satu upaya MWC dalam mempromosikan Kayutangan Heritage. 

Menurutnya, dengan hadirnya MWC di kawasan Kayutangan Heritage akan semakin memperkuat nuansa heritage dan sebagai pemantik wisatawan dari dalam maupun luar Kota Malang. 

"Kalau heritage harus ada fasilitas-fasilitas mobil tua untuk menunjang dan memperkuat nuansa heritage nya. Tapi saling mendukung supaya kegiatan Kayutangan Heritage ini Kota Malang bisa terangkat di skala nasional," jelas Loekito kepada JatimTIMES.com. 

MWC.

Ke depan, pihaknya juga berencana akan membuat paket wisata sejarah dengan melibatkan beberapa volunteer untuk menjadi tour guide dengan menyasar titik-titik bersejarah di Kota Malang. 

"Karena banyak peninggalan sejarah di Kota Malang yang masih belum diketahui. Kalau ini berjalan dan orang-orang mau menyewa willys untuk paket bisa kita tunjukkan kemana saja," tutur Loekito. 

Nantinya untuk paket wisata rekan-rekan anggota MWC tidak menetap di kawasan Pertokoan Kayutangan setiap akhir pekan. Namun, pihaknya sedang menyiapkan teknis pemesanan paket wisata untuk para wisatawan.

"Kita nggak stand by disini, nanti by order melalui WhatsApp atau website juga bisa. Jadi kalau ada order kita datang kesini dan menyiapkan beberapa rute berbeda sesuai paket yang ada," ujar Loekito. 

Masyarakat berfoto.

Sementara itu, Kasubid Perencanaan Ekonomi dan Keuangan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang Agung Buana menyambut baik dengan kehadiran rekan-rekan MWC yang turut meramaikan kawasan Kayutangan Heritage. 

Baca Juga : 5 Desa di Jombang Masih Terendam Banjir, Aktivitas Warga Terganggu

Menurutnya, kawasan Kayutangan Heritage ini merupakan milik masyarakat Kota Malang. Jadi masyarakat bersama-sama harus merawat dan bangga dengan adanya koridor Kayutangan Heritage yang menambah nilai wisata sejarah di Kota Malang. 

"Pemerintah kan juga sudah mulai memperkuat infrastruktur, kursi-kursi, lampu-lampu, mulai ada pertunjukan musik di empat titik, kita inginnya semua elemen masyarakat bisa ambil bagian di koridor Kayutangan dengan berbagai cara," ujar Agung.

Mulai dari masyarakat yang memiliki keahlian melukis silahkan menunjukkan kemampuan dan hasil lukisannya di Kayutangan Heritage. Kemudian yang memiliki kemampuan membatik, juga dipersilahkan untuk menunjukkan kemampuannya tersebut. 

Termasuk komunitas-komunitas yang mengambil konsep kuno, seperti sepeda onthel, hingga komunitas mobil jip kuno yang ada sejak zaman kolonial seperti MWC. "Koridor Kayutangan akan lebih bermakna kalau diisi oleh kegiatan-kegiatan kreatif yang mampu menjadi inspirasi masyarakat," kata Agung. 

Lebih lanjut, pihaknya pun juga tertarik jika ke depan masyarakat yang berkunjung ke kawasan Kayutangan Heritage dapat memanfaatkan mobil-mobil jip dari rekan-rekan MWC untuk mobilisasi wisata. Menurutnya hal itu menjadi alternatif bagi perkembangan kawasan Kayutangan Heritage. 

"Ini sebagian dari kreativitas masyarakat Kota Malang dan pengalaman baru bagi wisatawan di Kota Malang, bisa menikmati Kayutangan Heritage denhan menaiki Willys, tinggal nanti diatur regulasinya," pungkas Agung. 

Judul berita Perkuat Nuansa Heritage, MWC Mejeng di Pertokoan Kayutangan Setiap Akhir Pekan.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Topik
Kayutangan Heritage kayutangan heritahe malang

Berita Lainnya