Jatim Times Network Logo
Poling Pilkada 2024 Agama Ekonomi Gaya Hukum dan Kriminalitas Kesehatan Kuliner Olahraga Opini Otomotif Pemerintahan Pendidikan Peristiwa Politik Profil Ruang Mahasiswa Ruang Sastra Selebriti Tekno Transportasi Wisata
Poling Pilkada 2024
Peristiwa

Siswi SMA di Blitar Rekam Video sebelum Gantung Diri, Isinya Ditujukan untuk Orang Tua dan Pacar

Penulis : Aunur Rofiq - Editor : Yunan Helmy

23 - Dec - 2021, 14:25

Placeholder
Polisi melakukan olah TKP di lokasi siswi gantung diri.(Foto : Team JATIMTIMES)

JATIMTIMES - Polres Blitar Kota terus melakukan penyelidikan terkait kasus tewasnya siswi SMA Negeri 1 Srengat  akibat bunuh diri. Terkini, polisi menemukan video yang direkam siswi SMA gantung diri di depan ruang kelas tersebut.

Kapolres Blitar Kota AKBP Yudhi Hery Setiawan mengatakan, video yang direkam si siswi   ditujukan untuk orang tua dan seseorang yang diduga kekasih korban. Aksi merekam video ini juga terekam kamera CCTV.

Baca Juga : Genjot Minat Baca Siswa, Tiap Sekolah di Kota Malang Diminta Urus Akreditasi Perpustakaan

"Iya, jadi dari hasil penyelidikan, ada CCTV dan video pernyataan dari korban yang ditujukan untuk orang tua dan seseorang (pacarnya)," kata Yudhi, Kamis (22/12/2021).

Yudhi menambahkan, selain menemukan barang bukti, polisi juga telah melakukan otopsi jasad korban. Polisi memeriksa sejumlah saksi, termasuk pacar korban yang dimaksud di rekaman video.

"Kemarin kita sudah melakukan upaya kepolisian. Kami  memeriksa saksi dan telah melakukan otopsi," terangnya.

Lebih dalam Yudhi menyampaikan, saat ini  pihaknya masih menunggu hasil otopsi tertulis dari tim kedokteran forensik. "Hasil otopsi masih kami tunggu. Nanti jika hasilnya sudah keluar, akan kami sampaikan," pungkasnya.

Baca Juga : Heboh Serangan Giring ke Sosok Pecatan Jokowi hingga Trending, Seperti Apa Reaksi Presiden? 

Diberitakan sebelumnya, peristiwa gantung diri siswi SMA di Kabupaten Blitar terjadi saat sedang ada acara  keagamaan di sekolah. Korban seharusnya tidak masuk sekolah karena pihak sekolah hanya menunjuk 10 orang perwakilan kelas untuk ikut acara Maulid Nabi Muhammad. Sedangkan korban beragama non-muslim. Korban bernama Felisia Vita Yulis, warga Desa Selokajang Kecamatan Srengat.

Kepala sekolah SMA Negeri 1 Srengat Sumino mengatakan, korban adalah siswi kelas sepuluh. Tidak ada yang aneh dengan korban. Dalam kesehariannya, korban dikenal sebagai siswi yang bertingkah wajar sebagaimana murid lain di sekolahnya.


Topik

Peristiwa



JatimTimes Media Terverifikasi Dewan Pers

UPDATE BERITA JATIM TIMES NETWORK

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News Jatimtimes atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui Tombol Berikut :


Penulis

Aunur Rofiq

Editor

Yunan Helmy