Sayangkan Pertemuan dengan Kapolresta Banyuwangi, Aktivis Harapkan Ide | Jatim TIMES
penjaringan-bakal-calon-jatimtimes099330c15d1b4323.jpg

Sayangkan Pertemuan dengan Kapolresta Banyuwangi, Aktivis Harapkan Ide

Nov 20, 2021 17:03
Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu photo bareng dengan aktifis LSM/Ormas di salahsatu Resto di Desa Kemiren Glagah Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim TIMES
Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu photo bareng dengan aktifis LSM/Ormas di salahsatu Resto di Desa Kemiren Glagah Banyuwangi Nurhadi Banyuwangi Jatim TIMES

JATIMTIMES - Organisasi Gerakan Rakyat Banyuwangi Bersatu (GARABB) menyayangkan acara silaturahim yang digelar Polresta Banyuwangi bersama aktivis yang tergabung dalam ormas dan LSM. Pasalnya, agenda itu dinilai hanya sebatas jagongan tanpa ada ide untuk pembangunan Banyuwangi ke depan.

Menurut Bondan Madani, Ketua GARABB Banyuwangi, pihaknya menyayangkan acara yang dilaksanakan pada Jumat (19/11/2021) siang setelah salat Jumat tersebut. Karena tamu undangan baru diberikan kabar pada pagi harinya. Bahkan ia menilai acara tersebut hanya terkesan sebatas cangkruk, makan-makan dan foto bersama, serta tidak melahirkan sebuah ide dan gagasan.

Baca Juga : Terpilih, Pengurus PSTI Banyuwangi Ditantang Lebih Sukses Dalam Porprov Jatim VII

"Ketika ada surat undangan berarti acara ini bersifat formal, namun kok kesannya hanya sebatas formalitas saja. Menurut hemat kami, setidaknya Kapolresta bisa bertatap muka dan berdiskusi langsung dengan beberapa tokoh Ormas atau LSM di Banyuwangi tentang beberapa persoalan krusial walaupun kurang efektif,” ujar Bondan kepada wartawan, Sabtu (20/11/2021).

Aktivis asal Kelurahan Bakungan tersebut memberikan saran dan masukan kepada Kapolresta apabila dimasa mendatang menggelar acara silaturahmi. Dia berharap agar bisa terkonsep dengan rapi agar mampu menghasilkan ide dan gagasan untuk Banyuwangi dengan mengundang Forkopimda Banyuwangi yang lain.

"Bagi kami para aktivis, perlu adanya ruang dialog diskusi dengan stakeholder Banyuwangi dalam hal ini Forkopimda. Selama ini yang saya tahu pihak eksekutif yaitu Bupati Banyuwangi belum pernah menemui para aktivis yang melakukan aksi demonstrasi maupun yang mengajukan audiensi,” imbuhnya.

GARABB, lanjutya, berharap kepada Kapolresta agar mampu menjembatani adanya ruang-ruang untuk bertatap muka, bertegur sapa dan menyampaikan ide dan gagasan aktivis untuk kemajuan Kabupaten Banyuwangi yang lebih baik.

"Semoga kritik saran dan masukan kami bisa didengar kemudian ditindaklanjuti oleh Pak Nasrun selaku Kapolresta. Terus terang kami tidak mau terus-menerus dihadapkan atau dibenturkan dengan aparat kepolisian ketika melakukan aksi. Maka dari itu perlu adanya ruang komunikasi, silahturahmi dan diskusi dengan Forkopimda secara khusus Bupati Banyuwangi,” pungkas Bondan.

Sementara itu, Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu menyebutkan jika itu adalah agenda perdana yang digelar. Sehingga dia memastikan untuk memperbaikinya lagi jika ada agenda serupa ke depannya.

Baca Juga : Hutan Produksi Tuban Hilang 126 Hektare, Ribuan Pohon di Tebang Demi Kilang Minyak

“Ini kan yang pertama, setelah itu pasti ada saatnya,” katanya sembari tersenyum.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu bersama beberapa perwira dan anggota menjalin silaturrahim dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) dan organisasi masyarakat (Ormas) Banyuwangi, di salah satu resto di Desa Kemiren, Glagah Banyuwangi pada Jumat siang (19/11/2021).

Menurut AKBP Nasrun Pasaribu, program kegiatan silaturahmi dengan LSM dan Ormas yang dilaksanakan dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kerjasama untuk menjaga kondusifitas Banyuwangi secara khusus dan untuk Indonesia maju.

"Pertemuan ini digagas dalam rangka menjalin komunikasi, meningkatkan sinergitas dan kerjasama jogo Banyuwangi untuk Indonesia maju," ujar Kapolresta saat itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
polresta banyuwangi Kabupaten Banyuwangi

Berita Lainnya