JATIMTIMES - Poli Voluntary Counseling and Test (VCT) Rumah Sakit Islam (RSI) Unisma turun langsung memberikan edukasi dan pemeriksaan gratis kepada masyarakat beresiko HIV Aids. Hal itu dilakukan dalam kegiatan Mobile VCT di kawasan Ciptomulyo dan kawasan Jalan Gatot Subroto.
Dedik Darwanto, S Psi, Konselor HIV Aids Poli VCT RSI Unisma menjelaskan, Poli VCT mempunyai layanan Mobile VCT selain pelayanan Hospital VCT. Layanan tersebut memang ditujukan untuk masyarakat yang beresiko HIV Aids. "Jadi kami mendatangi masyarakat yang beresiko, seperti mereka yang menjadi pengguna narkoba sebelumnya," jelas Dedik Darmanto, (18/11/2021).
Mobile VCT dilakukan sebagai upaya dan inisiatif dari rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan terhadap masyarakat beresiko yang enggan ke rumah sakit karena beberapa faktor, seperti merasa malu atau pun takut. "Sebagai langkah dini, kan kadang masyarakat kalau tidak sakit ya tidak ke rumah sakit," tutur Dedik Darmanto.
Baca Juga : Tradisi Bomena di Bhutan, "Berburu Anak Gadis" Tengah Malam untuk Disetubuhi
Dengan mobile VCT ini, petugas sekaligus menginformasikan kepada masyarakat agar bilamana terdapat temuan, bisa segera melakukan tahapan-tahapan medis lebih lanjut, baik pengobatan maupun rehabilitasi. Selain itu, tim mobile VCT turut mengedukasi masyarakat agar menghindari hal-hal yang beresiko besar dalam penularan HIV Aids.
"Kita bisa tau populasi lebih dini orang-orang yang positif, sehingga bisa segera dilakukan langkah lebih lanjut. Di sana kita berikan informasi, apa si HIV Aids, apa resikonya, apa perilaku yang berpotensi penularan, bagaimana menghadapi jika terkena HIV," jelas Dedik Darmanto.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan di dua lokasi yang ada, masih belum terdapat temuan mereka yang positif HIV Aids. "Hasilnya negatif, nggak ada yang positif," terangnya.
Untuk selanjutnya, kegiatan Mobile VCT akan terus dilakukan RSI Unisma. Kegiatan ini dalam waktu dekat akan menyasar kepada komunitas gay dan waria. Dalam Mobile VCT terdapat satu tim yang terdiri mulai dari Dokter, Perawat, Psikolog dan Laboratorium.