free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Olahraga

Dua Atlet Basket Berangkat ke PON Papua Dicueki Pemkab Banyuwangi

Penulis : Nurhadi Joyo - Editor : A Yahya

25 - Sep - 2021, 16:49

Loading Placeholder
Devi Kartika Putri,(Depan) Pebasket Banyuwangi yang masuk tim Basket PON Jatim (Istimewa)

JATIM TIMES - Masuk dalam Tim Bola basket Tim Pekan Olah raga Nasional (PON) Jawa Timur (Jatim) yang berlaga di Papua tahun ini merupakan kebanggaan bagi Devi Kartika Putri dan Sherly Kurniawati dua pebasket alumni SMPN 1 Giri Banyuwangi.

"Cuma yang menyedihkan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi ini atletnya kurang diperhatikan," ujar Devi melalui sambungan WhatsApp (WA) Sabtu (25/09/2021).

Baca Juga : Vaksinasi Banyuwangi Capai 50%, Semua Elemen Diminta Kompak Tuntaskan Covid-19

Kesedihan Devi muncul saat mengetahui semua kabupaten/ kota menggelar pelepasan melalui zoom. Padahal Banyuwangi ada 6 atlet (voli, basket dan sepak bola).

"Malah yang sepak bola sudah berangkat, tetapi pemerintah Bayuwangi masih belum ada tindakan apapun untuk mensupport atletnya," imbuh Devi.

Namun putri Tri Widodo- Sri Nurhayati tidak mau larut dalam kesedihan. Bahkan baginya justru tertantang untuk membuktikan mampu membuat bangga dan mengharumkan nama Banyuwangi dengan meraih prestasi dalam cabang olahraga yang digelutinya.

Devi dan Sherly berangkat bersama rombongan Tim basket putri Jatim berangkat ke Papua tanggal 24 /09/2021 kemarin.  Pengurus Provinsi (Pengprov) Perbasi Jatim memasang target meraih medali emas.

Devi menyadari untuk merealisasikan target bukan pekerjaan mudah apalagi dalam PON kali ini tim yang dibesut Head coach Lena berada satu pool dengan tim basket putri Jawa Barat (Jabar), Jawa Tengah (Jateng dan Provinsi Bali yang dikenal tangguh dalam bola basket.

Baca Juga : Songsong Laga Pekan Kelima, Pelatih Persik Benahi Lini Belakang

 "Kalau pesaing terberat untuk mendapatkan medali emas mungkin tim basket putri Jabar  Pak," ungkap Devi.

Namun dengan materi pemain yang ada dan dengan persiapan yang dilaksanakan pemain yang menempati posisi small forward tersebut optimistis mampu meraih medali emas dalam PON di Papua yang sempat tertunda karena pandemi Covid 19.

"Kalau target pribadi selain mampu mempersembahkan medali emas cabor basket, karena  baru lulus S1 sehingga berharap bisa langsung mendapatkan pekerjaan setelah mengikuti PON tahun ini," pungkasnya.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Nurhadi Joyo

Editor

A Yahya

Olahraga

Artikel terkait di Olahraga

--- Iklan Sponsor ---