JATIMTIMES - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang akan fokus pada tiga sektor dalam Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 ini. Ketiga sektor itu adalah kesehatan, pendidikan, dan upaya percepatan pemulihan ekonomi.
Sektor kesehatan masih menjadi prioritas lantaran saat ini masih dalam masa pandemi covid-19 meski sekarang wilayah aglomerasi Malang Raya, termasuk Kabupaten Malang, sudah berada di level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Baca Juga : Kuak Kasus Bayar Parkir Berlangganan, Dewan Tangguhkan Pembahasan Ranperda Perparkiran
"Meskipun kondisi di Malang Raya saat ini sudah turun ke level 3, kami tetap mengantisipasi bahwa yang akan diprioritaskan adalah penanganan kesehatan, terutama covid-19. Lalu pendidikan, karena mungkin sudah waktunya pembelajaran offline. Dan ketiga adalah percepatan pemulihan ekonomi. Ketiga ini akan jadi prioritas pada saat PAK nanti," ujar Ketua DPRD Kabupaten Malang Darmadi, Kamis (2/9/2021).
Pemulihan ekonomi sendiri rencananya akan dilakukan melalui pembangunan. Baik pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusia (SDM). Ia berharap pemerintah daerah (pemda) bisa segera menyerap program atau kegiatan yang sudah dianggarkan melalui APBD Induk Kabupaten Malang.
"Dengan PAK ini akan kami dorong untuk pelaksanaan dan penyerapannya. Termasuk pemberdayaan maayarakat, pelatihan UMKM (usaha mikro kecil menengah), bantuan permodalan. Karena ini memang perekonomian sedang stuck di dunia usaha. Supaya bisa menggeliat lagi," terang Darmadi.
Selain itu, dewan akan serius memelototi program dan kegiatan apa saja yang dinilai penganggarannya terserap kurang optimal. Tujuannya agar dapat dialihkan kepada tiga sektor yang menjadi prioritas tadi. Salah satunya anggaran yang dinilai kurang bagus serapannya adalah anggaran perjalanan dinas (perdin).
Baca Juga : KPK Ingatkan Kepala Daerah di Jatim Malu Pakai Rompi Oranye saat Mau Korupsi
"Salah satunya anggaran mamin (makanan dan minuman), perjalananan dinas yang selama dua bulan terakhir hampir tidak terserap. Itu baik di semua OPD (organisasi perangkat daerah) maupun di internal DPRD akan kami alihkan kepada kegiatan yang menunjang tiga prioritas tersebut," ucap Darmadi.