free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Pemerintahan

Ini Strategi Bupati Trenggalek Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19

Penulis : Ganez Radisa Yuniansyah - Editor : Dede Nana

27 - Jul - 2021, 00:30

Loading Placeholder
Saat Bupati Trenggalek berikan bantuan kepada warga yang menjalani isolasi mandiri (Istimewa)

TRENGGALEKTIMES - Bupati Trenggalek bersama Jajaran Forkopimda membagikan bantuan sembako kepada warga yang menjalankan isolasi mandiri (isoman). Menggunakan sistem door to door, bantuan ini bakal menyasar 14 kecamatan di Trenggalek.

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mengungkapkan, bantuan beras ini sendiri diperuntukkan kepada masyarakat terdampak PPKM Level 4 ini. Setiap individu mendapatkan 5 kilogram paket beras.  

Baca Juga : Dugaan Jual Beli Kursi Siswa, LMI Tulungagung Kembali Bersurat ke-4 Instansi Ini

"Secara simbolis kali ini kita membagikan bantuan pada masyarakat di Desa Baruharjo, Kecamatan Durenan. Sementara dalam proses penyalurannya kita dibantu oleh TNI-Polri dan Dinas Sosial,” jelas Arifin, Senin (26/7/2021).

Selain itu, Arifin juga menjelaskan akan melakukan strategi isolasi terpadu untuk menekan penyebaran Covid-19. Untuk penerapannya setiap desa harus memiliki tempat isolasi terpadu

"Di tingkat desa kami tadi juga cek salah satu sekolah yang akan digunakan sebagai tempat isolasi terpadu tingkat desa," tutur pria dengan sapaan akrab Mas Ipin ini.

Mas Ipin juga menuturkan, strategi semacam ini terbukti mampu menekan penyebaran Covid-19 pada tahun lalu. Rencana ini juga akan dikolaborasikan dengan strategi baru, yakni dengan merubah fungsi sementara fasilitas publik, seperti sekolah, puskesmas, rusunawa. 

"Kami meminta agar Satgas Covid-19 yang ada di desa tidak mengendorkan semangat dalam menjalankan tugasnya. Mari kita dukung upaya pemerintah dalam memerangi ganasnya Covid-19 ini," ajaknya.

Baca Juga : Respons Cepat PPKM Level 4,  Ini Kebijakan Bupati dan Wabup Blitar untuk Menekan Penyebaran Covid-19

Pihaknya juga menyinggung rusunawa yang berada di Kecamatan Watulimo. Menurutnya, tempat tersebut nantinya bakal dilengkapi dengan asrama atau ruang isolasi terpadu. Upaya ini dilakukan untuk menghindari kluster keluarga maupun kluster lingkungan.

 "Jadi itu yang kita lakukan hari ini. Setiap desa menyiapkan ruang isolasi terpadu, kemudian kita juga menambah kapasitas gedung di tingkat kecamatan atau di tingkat wilayah. Seperti Watulimo ya di Watulimo, Munjungan, Durenan, dan seterusnya," pungkas Arifin.


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Ganez Radisa Yuniansyah

Editor

Dede Nana

Pemerintahan

Artikel terkait di Pemerintahan

--- Iklan Sponsor ---