free web hit counter
Jatim Times Network
Beranda
Peristiwa

107 Siswa dan Alumni SPI Kota Batu sudah Jalani Asesmen Psikologi, Giliran Pengelola Sekolah

Penulis : Irsya Richa - Editor : A Yahya

24 - Jun - 2021, 21:49

Loading Placeholder
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko bersama siswa SPI Kota Batu beberapa saat lalu di lingkungan SPI Kota Batu. (Foto: instagram Dewanti Rumpoko)

BATUTIMES - Setelah 107 pelajar juga alumni aktif sekolah SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu menjalani asesmen psikologi, selanjutnya giliran pengelola tersebut. Asesmen psikologi dilakukan merupakan rekomendasi Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) sebagai lembaga resmi.

Asesmen psikologi itu dilakukan agar tidak berdampak serius pada warga sekolah SPI Kota Batu lantaran adanya dugaan kasus kekerasan seksual, kekerasan fisik, dan eksploitasi ekonomi di lingkungan sekolah tersebut.  

Baca Juga : Banyak Lampu Jalan Mati, Komisi C DPRD Lumajang Datangi Dishub Jatim

Sehingga beberapa saat lalu ada pertemuan lintas organisasi perangkat daerah Pemprov Jatim dan Pemkot Batu, yakni Dinas Pendidikan Pemprov Jatim, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Kependudukan (DP3AK) Pemprov Jatim dan DP3AP2KB Kota Batu. 

Dalam pertemuan itu membahas permasalahan tersebut, sehingga didapatkan hasilnya dilakukan  asesmen psikologi. “Asesmen dilakukan kepada ketua yayasan SMA SPI, kepala sekolah, guru, sampai satpam,” ungkap Kepala DP3AP2KB Kota Batu, M. Furqon.

“Kemudian ada audit, seperti evaluasi dan penilaian kesesuaian kurikulum sesuai atau tidak dan durasi jam belajar,” imbuhnya. 

Hanya saja kapan asesmen psikologi itu akan berlangsung masih belum diketahui waktu tepatnya. Tetapi diperkirakan akan berlangsung antara pekan ini atau pekan mendatang.

Baca Juga : Pemkot Malang Upayakan Berbagai Hal Ini untuk Turunkan Angka Kemiskinan

Untuk lokasi esesmen psikologi pun juga masih belum diketahui di Surabaya atau Kota Batu. 

Sedang asesmen psikologi telah dilakukan oleh 107 siswa dan alumni SPI Kota Batu pada 14-18 Juni lalu. Mereka melakukan dilakukan di Unit Pelaksana Teknis (UPT) Panti Sosial Petirahan Anak (PSPA) Bima Sakti. “Hasilnya nanti dianalisa, kemudian akan disampaikan ke KPAI supaya bisa memberikan rekomendasi apa yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait untuk menyelamatkan keberadaan SMA SPI nantinya,” tutup Furqon. 


Topik



Media Terverifikasi Dewan Pers

Update Berita JatimTIMES Network

Indonesia Online. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com dengan klik Langganan Google News JatimTIMES atau bisa menginstall aplikasi Jatim Times News melalui tombol berikut:


Penulis

Irsya Richa

Editor

A Yahya

Peristiwa

Artikel terkait di Peristiwa

--- Iklan Sponsor ---