MALANGTIMES - Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-V Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Jawa Timur akan dilaksanakan di Magetan pada 28 - 30 Mei 2021. Dalam kegiatan tersebut, akan dilakukan pemilihan Presidium KAHMI MW Jatim periode 2021-2026.
Dan salah satu calon Presidium KAHMI MW Jatim periode 2021-2026 adalah Nugraha Hadi Kusuma. Majunya ia menjadi salah satu calon Presidium MW KAHMI Jatim merupakan dorongan dari kaum muda HMI.
Baca Juga : Jajaran Pemkab Jombang Ikuti Upacara Harkitnas ke-113 secara Virtual dengan Menkominfo RI
"Suatu ketika, para alumni muda kumpul di rumah dan bicara tentang visi ke depan KAHMI Jatim," jelas pria yang di partai Golkar menjadi Wakil Sekretaris Pengurus Wilayah Jatim.
Dalam pembicaraan itu, kemudian muncul beberapa rekomendasi ide kaum muda HMI. Rekomendasi tersebut antara lain, tentang bagaimana menghidupkan MD KAHMI yang berbasis program dan anggaran, tentang pemenangan dan distribusi kader politik di berbagai partai dan dapil se-Jatim, tentang kontribusi KAHMI Jatim terkait sistem kaderisasi alumni di birokrasi.
Kemudian, tentang kaderisasi pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta, tentang entrepreneurship dan gerakan multiusaha, selanjutnya, optimalisasi ulur bantu KAHMI Jatim terkait perkaderan di setiap tingkatan dalam bentuk yang signifikan dan yang terakhir pendirian perguruan tinggi milik KAHMI Jatim di kota atau kabupaten yang potensial.
"Diskusi itulah yang memberikan amanah untuk mendaftar sebagai calon presidium KAHMI Jatim ini, semoga Allah SWT ridla," ungkapnya.

Usai mendapatkan kepercayaan, bukan lantas hal tersebut saja yang jadi modal. Visi dan misi sebagai calon presidium KAHMI Jatim telah ia siapkan dalam tagline KAHMI Berdaya dan Berbuat. Bersama para senior, terdapat lima hal yang dirasa penting.
Pertama konektivitas KAHMI Jatim harus terbangun secara optimal dan elegan.
Kedua, dukunglah semua MD KAHMI kabupaten kota dengan sinergi yang tepat terutama menjalin program dan anggaran bersama legislatif dan eksekutif baik tingkat provinsi maupun kabupaten kota.
Baca Juga : Jalur Utama Giripuno-Pandanrejo Kota Batu Diambil Alih Provinsi Jatim, Pengerjaannya Tengah Dilelang
Ketiga, mulailah serius terkait database kader. Karena itu, perlu memberikan dukungan pembangunan pusat data kader terhadap HMI cabang se Badko HMI Jatim dalam periode ini.
Keempat, membangun jejaring yang kualitatif dengan ormas dan parpol bagi optimalisasi distribusi kader dan memenangkan pertarungan dapil.
Kelima, support dan penataan kader ASN, militer, kepolisian dan titik strategis di Jatim harus mulai dilakukan dengan memberikan ruang kepada MD KAHMI bersama MW KAHMI membangun sinergitas dengan para pengambil keputusan di tingkatan masing masing.