Harga Cabai di Kediri kian Meroket, Hujan Ditengarai Jadi Pemicu | Jatim TIMES

Harga Cabai di Kediri kian Meroket, Hujan Ditengarai Jadi Pemicu

Feb 23, 2021 19:09
Petani Cabai. (Foto: Ist)
Petani Cabai. (Foto: Ist)

KEDIRITIMES - Harga cabai rawit di Kota Kediri terus meningkat dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, harga cabai sudah tembus di angka Rp 95.000 per kilogram. Padahal pada 10 hari lalu, harga cabai rawit masih di angka Rp 80.000 ribu per kilogram.

Anik Sumartini selaku Kabid Pengembangan Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Kediri mengatakan bahwa melonjaknya harga cabai rawit di pasaran disebabkan beberapa faktor. Dia menyebutkan di antaranya karena intensitas curah hujan tinggi yang membuat tanaman cabai layu sebelum berbuah.

Baca Juga : BMKG Banyuwangi Minta Masyarakat Waspada Bencana Hidrometeorologi

“curah hujan yang tinggi, serangan hama dan terakhir disebabkan lantaran masa panen yang masih akan berlangsung pada bulan Maret mendatang adalah faktor melambungnya harga cabai di pasaran” kata Anik.

Lebih lanjut, Anik juga mengatakan, atas melonjaknya harga cabai yang kian meroket ini pihaknya dalam waktu dekat akan lakukan sidak di tingkat bawah untuk mengetahui akar permasalahan.

Sementara itu, Reni selaku pedagang pasar Setono Betek Kota Kediri mengaku dengan naiknya harga cabai yang tidak terkontrol ini membuat penjualannya menurun drastis. Ia pun berharap kepada pemerintah untuk segera turun tangan dan membuat harga cabai kembali normal.

Baca Juga : Buruan Booking, Rumah 2 Lantai di Taman Tirta Hanya Rp 400 Juta-an

"Harga yang mahal membuat penjualan menurun. Apalagi di masa pandemi Covid-19 seperti ini keuangan masyarakat juga menjadi faktor utamanya. Maka dari itu, kami berharap masyarakat segera turun tangan untuk segera selesaikan kenaikan harga ini," ungkapnya.

Topik
Berita Kediri Harga Cabai Rawit DISPERDAGIN Kota Kediri

Berita Lainnya