Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Malang, Prof Nur Asnawi:  Rektor Getol Tingkatkan  SDM | Jatim TIMES

Dikukuhkan Jadi Guru Besar UIN Malang, Prof Nur Asnawi: Rektor Getol Tingkatkan SDM

Feb 17, 2021 22:10
Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abdul Haris (kanan) usia mengukuhkan dekan Fakultas Ekonomi sebagai guru besar. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abdul Haris (kanan) usia mengukuhkan dekan Fakultas Ekonomi sebagai guru besar. (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang hari ini mengukuhkan tiga guru besar. Salah satunya adalah Prof Dr Nur Asnawi MAg yang merupakan guru besar bidang ilmu ekonomi Islam di fakultas ekonomi.

Pria yang juga dekan Fakultas Ekonomi UIN Malang itu mengakui raihan gelar guru besar tak lepas dari peran serta Rektor UIN Maliki Malang Prof Dr Abdul Haris. Dia menyebut Haris  getol dan bersikukuh dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) UIN Maliki Malang.

Baca Juga : Sinergi dengan Rumah Sedekah NU, Unisma Support Sisi Pendidikan

Menurut Asnawi, rektor kelahiran Lamongan itu sangat berpegang teguh pada program-program yang memang telah ia canangkan untuk mencapai target indikator kinerja utama (IKU).

"Target capaian IKU itu ada. Di antaranya adalah pengembangan SDM. Tapi saya nggak tahu target capaian IKU terkait guru besar Pak Rektor itu berapa. Tapi yang jelas sudah terlampaui kelihatannya," kata pria kelahiran Blitar 11 Desember 1971 itu.

Untuk itu, Asnawi melihat  rektor yang juga alumnus Pondok Tebu Ireng, Jombang, ini merupakan sosok yang getol dan teguh dalam mengawal program yang ia canangkan. Karena itulah, dorongan maupun motivasi secara pribadi atau kelembagaan selalu ia lakukan terhadap para SDM yang ada di UIN Maliki Malang.

"Ayo maju-maju, ayo segera diselesaikan yang sudah memenuhi syarat," kata suami dari Hj Nina Dwi Setyaningsih SE MSa itu.

Dalam pengembangan SDM di UIN Malang, upaya rektor luar biasa. Dalam jangka waktu mulai sekitar 2018 hingga saat ini, telah banyak guru besar yang dikukuhkan. Hal ini tentunya juga menjadi sebuah prestasi dan kebanggaan bagi lembaga.

Dorongan dalam percepatan guru besar ini tak hanya dilakukan dengan dorongan motivasi semata. Dijelaskan putra dari pasangan Hj Mujiatun dan almarhum H Busro ini, support bentuk pelatihan hingga support anggaran juga diakui diberikan oleh Rektor UIN Maliki Malang.  

“Dukungan beliau all out, termasuk pembiayaan. Kalau orang Islam dhahiron wa bathinan (lahir batin). Artinya dari support motivasinya ia, uangnya juga disediakan sama Pak Rektor. Program Pak Rektor memang sangat luar biasa,” katanya.

Baca Juga : Ini Yang Bikin Polresta Malang Kota Raih Predikat A Pelayanan Publik Prima

Putra kedua dari tiga bersaudara ini mengharapkan, ke depan UIN Maliki Malang bisa dipimpin atau dinahkodai oleh orang-orang berkompeten yang bisa menjadi tauladan baik. Hal itu tentunya demi untuk pengembangan SDM yang berkualitas dan kemajuan UIN  Malang lebih baik lagi.

Karena itu, pihaknya berharap ke depan UIN  Malang bisa tetap dipimpin oleh rektor yang punya SDM berkualitas yang mengetahui, memahami peta jalan dari sebuah perguruan tinggi.

"Harapannya yang menjadi rektor kedepan, tentu mereka yang mengetahui, bisa memahami peta jalan universitas. Universitas itu kan punya roadmap atau peta jalan yang harus dilalui menuju sebuah pengembangan dalam berbagi bidang. Yang jadi Rektor harus paham itu. Kalau mereka (yang memimpin) nggak paham peta jalan universitas, saya pikir malah melorot perguruan tingginya. Kan sekarang (UIN Malang) sudah bagus begini saya lihat," jelas pria yang punya tiga anak ini.

Di sisi lain, dengan diraihnya gelar guru besar ini, Asnawi  berharap dapat memberikan sumbangsih yang bermanfaat sebagai seorang dosen dengan mendharmabaktikan ilmu yang dimiliki lebih optimal. “Jadi, juga untuk penguatan kelembagaan, karya-karyanya juga harus dimunculkan, pengabdian juga harus ditambah. Sehingga para generasi, dosen-dosen mudah bisa tercerahkan dan masyarakat bisa membaca karya-karyanya,” pungkasnya.

 

Topik
UIN Maliki Malang Rektor UIN Malang

Berita Lainnya